Kursi kepemimpinan otoritas moneter tertinggi di Indonesia kini resmi berpindah tangan. Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti, ditunjuk untuk mengemban tanggung jawab baru sebagai Pejabat Sementara Gubernur Bank Indonesia. Langkah ini diambil menyusul keputusan mendadak dari Perry Warjiyo yang memilih untuk mengundurkan diri dari jabatannya sebagai orang nomor satu di bank sentral tersebut. Perubahan kepemimpinan ini menandai babak baru dalam pengelolaan kebijakan moneter nasional di tengah dinamika ekonomi yang terus berjalan.
Mekanisme pengisian jabatan ini berlangsung dengan cepat demi menjaga stabilitas pasar dan kepastian hukum. Berdasarkan ketentuan yang termaktub dalam Undang-Undang Bank Indonesia, posisi Gubernur yang kosong secara otomatis akan diisi oleh Deputi Gubernur Senior. Dengan aturan tersebut, Destry Damayanti langsung memegang kendali penuh atas seluruh tugas dan wewenang Gubernur Bank Indonesia untuk sementara waktu, memastikan tidak adanya kekosongan kepemimpinan yang dapat memicu ketidakpastian di sektor keuangan.
Pengumuman mengenai transisi kepemimpinan ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, dalam sebuah konferensi pers resmi yang diselenggarakan di Gedung Bank Indonesia, Jakarta Pusat, pada Senin, 27 Juli 2026. Dalam kesempatan tersebut, Prasetyo menjelaskan bahwa proses pengunduran diri Perry Warjiyo telah berjalan sesuai dengan prosedur ketatanegaraan yang berlaku di Indonesia. Perry menyampaikan surat pengunduran dirinya kepada Presiden secara resmi satu hari sebelum pengumuman tersebut dibuat.
BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Pihak Istana Kepresidenan pun bergerak cepat merespons situasi ini. Prasetyo Hadi menegaskan bahwa Presiden Prabowo Subianto telah menerima surat pengunduran diri yang diajukan oleh Perry Warjiyo. Penerimaan pengunduran diri ini didasarkan pada mekanisme serta peraturan perundang-undangan yang mengatur kelembagaan bank sentral. Selain menerima keputusan tersebut, Presiden Prabowo juga menyampaikan apresiasi yang mendalam serta ucapan terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan oleh Perry selama memimpin institusi tersebut.
Kini, fokus perhatian pasar keuangan akan tertuju pada langkah-langkah strategis yang akan diambil oleh Destry Damayanti. Sebagai pejabat sementara, ia memikul tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, mengendalikan laju inflasi, serta merumuskan kebijakan suku bunga acuan. Transisi yang mulus ini diharapkan dapat memberikan sinyal positif bagi para pelaku pasar bahwa roda organisasi Bank Indonesia tetap berjalan dengan solid dan profesional di bawah nakhoda yang baru.
Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Tantangan menjaga stabilitas moneter di masa transisi ini tentu bukanlah hal yang mudah. Namun, dengan latar belakang Destry Damayanti sebagai ekonom senior dan pengalamannya yang luas di sektor keuangan, kepemimpinan sementara ini diharapkan mampu menavigasi arah kebijakan Bank Indonesia dengan cermat. Publik kini menanti langkah taktis selanjutnya dari bank sentral dalam menghadapi tantangan ekonomi domestik maupun global yang kian kompleks di bawah kepemimpinan barunya.






