Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data terbaru mengenai perkembangan indeks harga konsumen di Indonesia. Berdasarkan catatan BPS, Indonesia mengalami deflasi sebesar 0,14 persen secara bulanan (month-to-month/mtm) pada Juli 2026. Meskipun mencatatkan deflasi secara bulanan, kondisi inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) di tingkat nasional justru menyentuh angka 2,88 persen. Pergerakan angka-angka ini memicu berbagai analisis mengenai kondisi ekonomi riil masyarakat saat ini, khususnya terkait apakah penurunan harga barang terjadi akibat pasokan yang melimpah atau karena melemahnya daya beli masyarakat.








