apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi

Danantara Masuk KSSK, Adakah Peran yang Berubah?

Togar PanjaitanDiterbitkan 29 Jul 2026 - 08.25 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Danantara Masuk KSSK, Adakah Peran yang Berubah?
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Pemerintah mengambil langkah baru dalam memperkuat koordinasi sektor keuangan nasional. Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk melibatkan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia ke dalam forum Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). Langkah ini menandai perubahan penting dalam struktur koordinasi stabilitas keuangan Indonesia, di mana Presiden secara khusus meminta agar proses koordinasi tersebut ke depan dijalankan dalam format baru, yakni "KSSK plus Danantara".

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Sebelum keputusan ini diambil, forum KSSK yang bertugas menjaga stabilitas sistem keuangan nasional hanya beranggotakan empat regulator utama. Keempat lembaga tersebut adalah Kementerian Keuangan, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Kehadiran BPI Danantara Indonesia, yang saat ini dipimpin oleh CEO Rosan Roeslani, ke dalam lingkaran strategis ini memicu berbagai tanggapan dari kalangan ekonom, terutama terkait dengan fungsi dan peran lembaga tersebut yang dinilai berbeda dari anggota KSSK lainnya.

Pengamat Ekonomi dari Universitas Andalas, Syafruddin Karimi, memberikan catatan kritis mengenai penempatan Danantara di dalam forum koordinasi KSSK tersebut. Menurut Syafruddin, posisi BPI Danantara secara mendasar berbeda dengan empat anggota KSSK yang ada selama ini karena Danantara bukanlah lembaga regulator, melainkan pengelola investasi negara. Syafruddin kemudian membandingkan posisi Danantara dengan Temasek di Singapura. Ia menunjukkan bahwa meskipun Temasek berstatus sebagai entitas milik pemerintah Singapura, lembaga pengelola investasi tersebut tetap dipisahkan dari otoritas moneter negara tersebut demi menjaga batas fungsi yang jelas.

Baca Juga

Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan Semikonduktor

Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan Semikonduktor

Senada dengan pandangan tersebut, Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia, Yusuf Rendy Manilet, juga menyoroti implikasi dari masuknya Danantara ke dalam KSSK. Yusuf menilai keputusan pelibatan ini memiliki dasar pertimbangan yang kuat mengingat skala operasional Danantara saat ini. Lembaga tersebut kini mengelola aset dalam jumlah yang sangat besar dan memiliki keterkaitan erat dengan berbagai entitas strategis di Indonesia, termasuk bank-bank milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Keterkaitan inilah yang tampaknya membuat pemerintah merasa perlu mengintegrasikan Danantara ke dalam forum pemantau stabilitas keuangan.

Meski memiliki dasar keterkaitan aset yang kuat, Yusuf Rendy Manilet mengingatkan adanya risiko yang perlu diwaspadai dari format kolaborasi ini. Ia memperingatkan bahwa keberadaan lembaga yang memiliki kepentingan investasi langsung di dalam ruang pengambilan keputusan stabilitas keuangan berpotensi memicu masalah baru. Risiko yang dimaksud meliputi potensi terjadinya moral hazard serta pemanfaatan atau akses informasi yang tidak setara dibandingkan dengan pelaku pasar lainnya di sektor keuangan. Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi KSSK plus Danantara dalam menjaga transparansi dan keadilan pasar.

Baca Juga

IHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia Definitif

IHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia Definitif

Dengan perubahan format koordinasi ini, publik kini menanti bagaimana pembagian peran konkret antara para regulator keuangan tradisional dan Danantara sebagai pengelola investasi negara. Integrasi ini diharapkan mampu memperkuat stabilitas sistem keuangan nasional tanpa mengorbankan prinsip tata kelola yang baik dan keadilan bagi pelaku pasar lainnya di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiDanantaraPrabowo Subiantostabilitas keuanganKSSK

Berita Terbaru Lainnya

Diler Belum Banyak, Bisakah Pemilik Mobil Lepas Servis di Bengkel Chery Group?Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan SemikonduktorKekeringan di Gunungkidul, Warga Dusun Kemesu Terpaksa Jual Ternak demi Beli Air BersihMilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 Diacungi Jempol, Fasilitas Supersoccer Arena Kudus Berstandar InternasionalIHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia DefinitifMenakar Peran Danantara di KSSK, Ikut Rapat Koordinasi, tetapi Tanpa Hak SuaraMengapa Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik? Ini PenjelasannyaGubernur BI Mundur, Purbaya Jamin Kebijakan KSSK Tetap Solid dan Ramah Pasar

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap