apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Danantara Gandeng JBS Perkuat Investasi Sektor Protein

Togar PanjaitanDiterbitkan 8 Agu 2026 - 11.58 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Danantara Gandeng JBS Perkuat Investasi Sektor Protein
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Langkah besar diambil oleh Danantara Indonesia dalam memperkuat posisinya di kancah investasi global. Melalui unit usahanya, Danantara Investment Management (DIM), lembaga ini resmi menjalin kemitraan strategis dengan JBS Group, salah satu produsen protein global terkemuka. Kerja sama ini ditandai dengan rencana investasi jumbo senilai 2,5 miliar dolar AS untuk mengakuisisi 25 persen kepemilikan saham pada perusahaan patungan (joint venture) baru. Perusahaan patungan inilah yang nantinya akan memegang kendali penuh atas operasional JBS di wilayah Australia dan Selandia Baru.

Kolaborasi strategis ini berakar dari keinginan bersama untuk memperluas jangkauan pasar dan memperkuat ketahanan pangan, khususnya di sektor protein. Bagi Danantara Investment Management, investasi berskala besar ini menjadi pintu masuk yang sangat berharga untuk mengakses ekosistem bisnis yang telah mapan di pasar internasional. Melalui kemitraan ini, DIM dapat memanfaatkan infrastruktur dan jaringan distribusi global yang dimiliki oleh JBS Group. Sebaliknya, bagi JBS Group, kemitraan ini merupakan bagian integral dari peta jalan jangka panjang mereka untuk memperlebar sayap bisnis di kawasan Asia Tenggara, yang dinilai memiliki potensi pertumbuhan konsumsi protein yang sangat tinggi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
Baca Juga

Prabowo Ungkap Pembangunan Hampir 2.500 Jembatan Desa dan Rencana Perbaikan Fasilitas Umum

Prabowo Ungkap Pembangunan Hampir 2.500 Jembatan Desa dan Rencana Perbaikan Fasilitas Umum

Dampak dari pembentukan perusahaan patungan ini tidak hanya terbatas pada pengelolaan aset yang sudah ada di Australia dan Selandia Baru. Entitas baru tersebut dirancang untuk memiliki fleksibilitas keuangan yang sangat besar. Selain modal awal, joint venture ini juga dapat menghimpun tambahan pendanaan hingga mencapai 2,5 miliar dolar AS lagi. Dengan demikian, total akumulasi modal yang tersedia untuk diekspansikan bisa mencapai angka 5 miliar dolar AS. Dana segar dengan nilai fantastis ini nantinya bakal dialokasikan secara khusus untuk mendukung berbagai aksi akuisisi strategis serta proyek investasi baru atau greenfield. Wilayah sasaran investasi ini mencakup Indonesia, negara-negara di Asia Tenggara, serta memperkuat basis yang sudah ada di Australia dan Selandia Baru.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, dalam keterangan resminya yang dirilis pada Jumat, 7 Agustus 2026, menegaskan pentingnya kemitraan ini bagi pengembangan portofolio investasi luar negeri Indonesia. Kemitraan ini diharapkan mampu membawa dampak positif bagi penguatan sektor protein di dalam negeri melalui transfer teknologi dan jaringan pasokan. Senada dengan hal tersebut, Global Chief Executive Officer JBS, Gilberto Tomazoni, menyatakan optimisme serupa. Tomazoni menyampaikan bahwa kerja sama erat dengan Danantara ini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari strategi ekspansi jangka panjang JBS untuk memperkuat eksistensi mereka di pasar Asia Tenggara yang dinamis.

Baca Juga

PNM Fasilitasi Studi Banding Gratis untuk Dorong Inovasi Usaha Nasabah Mekaar

PNM Fasilitasi Studi Banding Gratis untuk Dorong Inovasi Usaha Nasabah Mekaar

Kendati kesepakatan bernilai miliaran dolar ini telah diumumkan ke publik, realisasi penuh dari transaksi investasi ini masih harus melewati beberapa tahapan administratif yang krusial. Pihak Danantara Indonesia dan JBS Group menjelaskan bahwa transaksi ini belum sepenuhnya final karena masih menunggu persetujuan dari lembaga regulator yang berwenang di negara-negara terkait. Selain itu, kedua belah pihak juga harus menyelesaikan seluruh rangkaian proses internal dan eksternal sesuai dengan kesepakatan bersama yang telah ditandatangani. Oleh karena itu, realisasi investasi dan operasional penuh dari joint venture ini masih bergantung pada perkembangan proses regulasi tersebut di masa mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

investasiDanantara IndonesiaJBS GroupSektor Protein

Berita Terbaru Lainnya

Siswa Sekolah Rakyat Sulsel Sambut Kunjungan Mensos Gus Ipul dengan Aksi Paper MobJadwal Tayang The Husband Episode 11-12, Akhir Perjuangan Kang Tae JuTiga Unit Bronto Skylift Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI JakartaKebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta Hanguskan Lantai 11-16, Satu Pekerja DievakuasiPrabowo Ungkap Pembangunan Hampir 2.500 Jembatan Desa dan Rencana Perbaikan Fasilitas UmumVinFast Gandeng Bank Danamon Sediakan Pembiayaan Kendaraan Listrik di IndonesiaCara Mengganti Nada Dering WhatsApp dengan File MP3 di Android dan iPhoneBantah Miliki 74 Kg Emas, Kubu Febrie Adriansyah Desak Penyidik Ungkap Pemilik Asli

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap