apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

BPS Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 2,88 Persen

Usat NgajiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 19.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BPS Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 2,88 Persen
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa laju inflasi tahunan (year on year/YoY) Indonesia pada bulan Juli 2026 mencapai 2,88 persen. Kenaikan ini ditandai dengan pergeseran Indeks Harga Konsumen (IHK) dari angka 108,6 pada Juli 2025 menjadi 111,73 pada Juli 2026. Keterangan resmi tersebut disampaikan langsung oleh Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, dalam sebuah konferensi pers yang digelar di kantor BPS, Jakarta Pusat, pada Senin (3/8/2026).

Melihat lebih jauh ke faktor pemicu inflasi tahunan ini, komponen inti menjadi penyumbang terbesar dengan andil mencapai 1,76 persen setelah mengalami inflasi sebesar 2,76 persen secara tahunan. Berdasarkan kelompok pengeluaran, kelompok makanan, minuman, dan tembakau mencatat inflasi sebesar 2,97 persen dengan kontribusi sebesar 0,87 persen terhadap total inflasi nasional. Komoditas utama yang mendorong kenaikan harga pada kelompok ini meliputi beras, minyak goreng, ikan segar, daging ayam ras, daging sapi, cabai merah, serta sigaret kretek mesin (SKM) dan sigaret kretek tangan (SKT).

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Selain kebutuhan pokok, sektor transportasi juga menyumbang andil yang signifikan terhadap inflasi tahunan. Kelompok transportasi mencatatkan inflasi sebesar 5,12 persen dengan kontribusi sebesar 0,62 persen, yang didorong oleh kenaikan harga bensin, tarif angkutan udara, mobil, sepeda motor, serta pelumas atau oli mesin. Di sisi lain, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mengalami inflasi tahunan yang cukup tinggi, yakni mencapai 9,04 persen dengan andil sebesar 0,61 persen. Komoditas emas perhiasan menjadi motor utama kenaikan harga pada kelompok perawatan pribadi tersebut.

Baca Juga

Lebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah Jarang

Lebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah Jarang

Meskipun angka tahunan menunjukkan tren kenaikan, kondisi berbeda terjadi jika melihat perkembangan dari bulan ke bulan. BPS mencatat adanya deflasi secara bulanan (month to month/m-to-m) sebesar 0,14 persen pada Juli 2026. Hal ini ditunjukkan oleh penurunan IHK dari 111,89 pada Juni 2026 menjadi 111,73 pada Juli 2026. Penurunan harga secara bulanan ini utamanya dipicu oleh kelompok makanan, minuman, dan tembakau yang mengalami deflasi sebesar 0,89 persen serta memberikan andil deflasi 0,26 persen. Komponen harga bergejolak (volatile food) juga mengalami deflasi sebesar 1,68 persen dengan andil 0,28 persen terhadap deflasi bulanan.

Namun, laju deflasi bulanan tersebut sedikit tertahan oleh beberapa komponen yang masih mengalami kenaikan harga. Komponen inti tercatat mengalami inflasi bulanan sebesar 0,14 persen dengan andil 0,09 persen, sementara komponen harga yang diatur pemerintah mengalami inflasi sebesar 0,25 persen dengan andil 0,05 persen. Dari sisi kelompok pengeluaran bulanan, kelompok transportasi menyumbang andil inflasi sebesar 0,06 persen dan kelompok pendidikan memberikan andil inflasi sebesar 0,03 persen.

Baca Juga

Laba Bersih Lippo Karawaci Melonjak Jadi Rp 385 Miliar pada Semester I-2026

Laba Bersih Lippo Karawaci Melonjak Jadi Rp 385 Miliar pada Semester I-2026

Secara spasial, pergerakan harga di berbagai daerah di Indonesia menunjukkan variasi yang cukup beragam. Dari total 38 provinsi di tanah air, sebanyak 27 provinsi mengalami deflasi bulanan pada Juli 2026, sedangkan 11 provinsi lainnya justru mengalami inflasi. Deflasi bulanan terdalam tercatat terjadi di Papua Pegunungan sebesar 1,37 persen, sementara inflasi bulanan tertinggi dialami oleh Kalimantan Barat sebesar 0,38 persen. Kendati demikian, dalam skala tahunan, seluruh provinsi di Indonesia tetap mengalami inflasi dengan Papua Barat mencatatkan inflasi tahunan tertinggi sebesar 5,47 persen dan Papua Selatan mencatatkan inflasi tahunan terendah sebesar 1,46 persen.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

InflasiBPSIndeks Harga KonsumenEkonomi Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Lebih dari 100 Kapal Ekspor Sempat Tertahan Imbas Perbedaan Tafsir Aturan Logam Tanah JarangPertamina Pastikan Truk Tangki dalam Kecelakaan Maut di Tanah Bumbu Bukan Armada PerusahaanLaba Bersih Lippo Karawaci Melonjak Jadi Rp 385 Miliar pada Semester I-2026Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara Periode Agustus 2026, Kalori Tinggi Turun Jadi US$ 124,44 per TonMeluruskan Kekeliruan Peringatan Boyfriend Day, 3 Agustus atau 3 Oktober?Jadwal Siaran Langsung Semifinal Piala Presiden 2026, Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FCFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberang Sungai Tripe di Gayo LuesPresiden Prabowo Nyatakan Kesiapan ke Korea Utara untuk Menjadi Perantara Dialog

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap