apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Bahlil Lahadalia Kenang Gelombang Demonstrasi 1,5 Bulan Terkait Larangan Ekspor Nikel

Togar PanjaitanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 09.24 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Bahlil Lahadalia Kenang Gelombang Demonstrasi 1,5 Bulan Terkait Larangan Ekspor Nikel
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menceritakan kembali pengalamannya saat menghadapi gelombang demonstrasi selama 1,5 bulan pada masa awal penerapan kebijakan larangan ekspor bijih nikel. Pengalaman tersebut ia tuangkan dalam salah satu dari 10 buku yang baru saja diluncurkannya. Peluncuran buku tersebut dikemas dalam acara bertajuk "10 Karya Nyata untuk Negeri: Setengah Abad Bahlil Lahadalia" yang digelar di Jakarta Pusat pada Jumat (7/8). Acara ini turut dihadiri oleh Rosan Roeslani yang saat ini menjabat sebagai Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Kisah penolakan keras tersebut bermula pada tahun 2019. Bahlil mengenang bahwa momen itu terjadi tepat empat hari setelah dirinya resmi menjabat sebagai Kepala BKPM. Begitu menduduki jabatan tersebut, ia langsung mendapatkan instruksi khusus dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Keduanya memerintahkan Bahlil untuk segera merumuskan kebijakan pelarangan ekspor bijih nikel guna mendorong hilirisasi di dalam negeri.

Mendapat perintah tersebut, Bahlil segera bergerak cepat dengan berkoordinasi bersama sejumlah pejabat negara. Ia mendatangi Menteri Sekretaris Negara saat itu, Pratikno, serta Sekretaris Kabinet Pramono Anung untuk menanyakan apakah sudah ada dasar hukum yang kuat untuk memberlakukan pelarangan ekspor tersebut. Guna mencari jalan keluar dari keterbatasan regulasi, Bahlil kemudian mengumpulkan seluruh pengusaha nikel, pelaku industri penambang, serta para eksportir. Pertemuan tersebut akhirnya menghasilkan keputusan bersama untuk menghentikan ekspor bijih nikel secara total, meskipun pada saat itu belum ada surat keputusan menteri yang resmi diterbitkan.

Baca Juga

Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885

Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885

Keputusan sepihak tanpa surat keputusan menteri ini memicu reaksi keras dari berbagai pihak yang merasa dirugikan. Gelombang aksi unjuk rasa pun pecah. Dalam ingatan Bahlil, Luhut Binsar Pandjaitan kemudian memintanya untuk menghadapi sendiri para demonstran tersebut. Akibatnya, Bahlil harus menghadapi gelombang demonstrasi yang berlangsung terus-menerus selama 1,5 bulan demi mempertahankan kebijakan larangan ekspor bijih nikel tersebut.

Selain kisah demonstrasi nikel, buku tersebut juga mengulas pencapaian Bahlil dalam mengeksekusi proyek ekosistem baterai kendaraan listrik senilai US$8,6 miliar. Proyek dengan nilai investasi jumbo tersebut berhasil direalisasikan setelah ia ditugaskan untuk bernegosiasi dengan perwakilan dari tiga negara Asia Timur, yakni China, Jepang, dan Korea Selatan. Uniknya, kesepakatan bernilai miliaran dolar tersebut berhasil dieksekusi tanpa menggunakan bahasa Inggris dalam proses negosiasinya.

Baca Juga

Pendaftaran PCPM Bank Indonesia Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Link Pendaftarannya

Pendaftaran PCPM Bank Indonesia Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Link Pendaftarannya

Selama proses negosiasi internasional tersebut, Bahlil mengaku sempat merasa sungkan dan malu. Rasa canggung itu muncul karena ia harus berhadapan langsung dengan menteri koordinator dari negara-negara mitra, sedangkan jabatannya saat itu hanya sebagai Kepala BKPM. Meskipun di dalam negeri jabatan kepala badan setingkat dengan menteri, perbedaan nomenklatur ini sempat membuatnya merasa kurang percaya diri saat berhadapan dengan pejabat asing tingkat tinggi.

Kini, instansi yang pernah dipimpinnya tersebut telah bertransformasi menjadi Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM di bawah kepemimpinan Rosan Roeslani. Upaya hilirisasi yang dirintis Bahlil terus diperkuat secara kelembagaan, salah satunya melalui keberadaan Deputi Hilirisasi yang tercatat sudah dibentuk sejak tahun 2021 untuk mendukung jalannya kebijakan strategis tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

hilirisasiKementerian ESDMBahlil Lahadalia

Berita Terbaru Lainnya

Gelombang Panas di Korea Selatan Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus 2026Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885Penipuan CPNS di Jawa Timur Mencuat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 MiliarPemerintah Tetapkan Tema HUT ke-81 RI 2026, Ini Poin Penting untuk Amanat Pembina UpacaraPendaftaran PCPM Bank Indonesia Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Link PendaftarannyaPendapatan Formula 1 Turun 38 Persen pada Kuartal II 2026Badan Gizi Nasional Tegaskan Guru Tidak Perlu Mengurus Distribusi Makan Bergizi GratisPolisi Ungkap Jenis dan Status 996 Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026