Gubernur California, Gavin Newsom, resmi menetapkan status darurat di delapan kabupaten yang dihuni oleh lebih dari 20 juta jiwa menyusul terjangan badai sungai atmosfer (atmospheric river) yang sangat kuat. Langkah ini diambil setelah hujan lebat dan angin kencang pada 4 Februari lalu memadamkan aliran listrik bagi 900.000 rumah tangga di negara bagian tersebut. Fenomena cuaca ekstrem ini merupakan sistem cuaca "Pineapple Express" kedua yang menghantam bagian barat Amerika Serikat dalam kurun waktu satu minggu terakhir dengan membawa uap air subtropis yang hangat dari Hawaii.
Menurut penjelasan National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), sungai atmosfer merupakan kolom uap air terkondensasi yang mengalir di atmosfer. Kekuatan badai kali ini memicu peringatan angin kencang setara badai dari kantor National Weather Service (NWS) Bay Area untuk wilayah Big Sur dan sekitarnya. NWS mencatat hembusan angin puncak mencapai kecepatan 129 kilometer per jam atau lebih di beberapa lokasi. Selain angin kencang, gelombang laut yang diproyeksikan mencapai ketinggian hingga 20 kaki juga diperkirakan akan menghantam wilayah pesisir.
Badai Salju Melanda Wilayah AS, Peringatan Cuaca Buruk Diterbitkan

Dampak buruk dari cuaca ekstrem ini juga mengacaukan sejumlah agenda besar di California. Turnamen golf profesional di Pebble Beach terpaksa dibatalkan setelah berjalan selama tiga hari, dengan pegolf asal Amerika Serikat, Wyndham Clark, dinobatkan sebagai pemenang. Di Los Angeles, puncak badai yang diprediksi memicu banjir bandang dan gangguan angin terjadi bertepatan dengan penyelenggaraan Grammy Awards pada hari Minggu sore. Wali Kota Los Angeles, Karen Bass, mengimbau warganya agar menghindari perjalanan yang tidak mendesak, terutama pada hari Minggu tersebut. Daniel Swain, seorang ilmuwan iklim dari University of California Los Angeles, bahkan memperingatkan bahwa waktu pulang kerja pada Senin malam akan menjadi bencana total, sehingga ia menyarankan agar semua orang tetap tinggal di rumah jika memungkinkan.
Pemerintah setempat telah memberlakukan status waspada banjir sejak Sabtu malam hingga Selasa, 6 Februari, yang mencakup wilayah California tengah dan selatan. Peringatan banjir bandang juga dikeluarkan untuk sebagian wilayah Kabupaten Los Angeles, Santa Barbara, dan San Luis Obispo. Sebagai langkah antisipasi keselamatan, perintah evakuasi wajib telah dikeluarkan di Kabupaten Santa Barbara serta oleh Kantor Sheriff Kabupaten Ventura akibat tingginya risiko banjir bandang dan dampak curah hujan yang ekstrem. Angin dengan kecepatan 60 hingga 80 mil per jam diperkirakan terjadi selama badai berlangsung.
Gelombang Panas di Korea Selatan Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus 2026

Sementara itu, ahli meteorologi Madeline Evans melaporkan bahwa aliran sungai atmosfer ini mulai bergerak memasuki wilayah California Tengah sejak Minggu malam. Curah hujan di Central Valley diperkirakan mencapai setengah hingga satu inci untuk wilayah South Valley, serta satu hingga dua inci di wilayah North Valley. Di sisi lain, peringatan badai musim dingin untuk pegunungan Sierra Nevada memperkirakan akumulasi salju setebal dua hingga empat kaki, dan dapat mencapai lima hingga enam kaki di dataran yang lebih tinggi. Secara spesifik, kawasan Mammoth diperkirakan menerima salju setebal 52 inci, Taman Nasional Yosemite setebal 32 inci, dan Taman Nasional Sequoia setebal 19 inci.






