apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

Amerika Serikat Terapkan Tarif Baru di Tengah Kerapuhan Ekonomi Global

Agus CahyonoDiterbitkan 28 Jul 2026 - 19.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Amerika Serikat Terapkan Tarif Baru di Tengah Kerapuhan Ekonomi Global
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Kebijakan proteksionisme Amerika Serikat kini memasuki babak baru yang lebih mengkhawatirkan bagi perekonomian global. Di bawah kendali Presiden Donald Trump, Washington resmi memberlakukan gelombang tarif impor terbaru sebesar 10 persen hingga 12,5 persen terhadap 60 mitra dagang utamanya, termasuk Uni Eropa, China, Inggris, dan Kanada. Berbeda dari langkah-langkah sebelumnya yang kerap dianggap sebagai gertakan negosiasi jangka pendek, kebijakan yang mulai berlaku pada hari Jumat ini diproyeksikan akan menjadi beban struktural yang permanen bagi perdagangan dunia.

Meskipun reaksi awal pasar keuangan cenderung tenang karena langkah ini sudah diantisipasi, lanskap ekonomi yang melatarbelakanginya jauh berbeda dan lebih rentan dibandingkan masa lalu. Ketika tarif serupa memicu kepanikan massal pada April 2025, situasi geopolitik belum seburuk sekarang. Saat ini, ketegangan yang terus membara antara Amerika Serikat dan Iran telah mendorong harga minyak mentah dunia melampaui angka 100 dolar AS per barel. Kombinasi antara lonjakan harga energi, gangguan rantai pasok global, dan hambatan tarif baru ini menciptakan badai sempurna yang berpotensi memicu stagflasi鈥攌ondisi pertumbuhan ekonomi yang rendah disertai inflasi yang tinggi.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Gedung Putih kali ini menunjukkan kelihaian hukum setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat membatalkan skema tarif sebelumnya pada bulan Februari. Untuk menyiasati putusan tersebut, pemerintahan Trump beralih menggunakan Pasal 301 Undang-Undang Perdagangan tahun 1974 dengan dalih memerangi praktik kerja paksa di tingkat global. Mekanisme baru ini membagi tarif menjadi dua kategori: negara yang telah menerapkan larangan kerja paksa dikenakan tarif 10 persen, sedangkan negara lainnya harus menghadapi tarif 12,5 persen. Kebijakan ini mencakup hampir seluruh lini impor Amerika Serikat, yakni sekitar 99,4 persen.

Para pelaku pasar dan akademisi melihat taktik hukum baru ini sebagai penutup celah bagi negara-negara mitra untuk melakukan banding. Dengan tertutupnya celah hukum tersebut, tarif tidak lagi dipandang sebagai ancaman sementara yang bisa dinegosiasikan ulang, melainkan sebagai biaya tetap dalam rantai pasok global. Keberhasilan Gedung Putih dalam menghindari tuntutan hukum, ditambah dengan minimnya aksi balasan langsung dari negara-negara sekutu, diyakini semakin memperkuat rasa percaya diri Washington untuk terus mempertahankan kebijakan proteksionis ini di tengah guncangan ekonomi dunia.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Dampak dari kebijakan tarif dan melonjaknya harga minyak ini kini mulai merembet ke sektor kebijakan moneter. Perhatian para investor global kini tertuju pada keputusan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC). Meningkatnya risiko inflasi akibat tekanan tarif dan harga energi diperkirakan akan memaksa Bank Sentral Amerika Serikat, Federal Reserve, untuk kembali menaikkan suku bunga acuan pada akhir tahun ini. Proyeksi ini merupakan pembalikan arah yang signifikan dari perkiraan sebelumnya, yang memprediksi suku bunga akan tetap stabil sebelum akhirnya dipangkas pada tahun 2027.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald Trumpperang dagangekonomi globalInflasitarif imporKebijakan Moneter

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap