apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Ekonomi

Akademisi UPNVJ Dorong Diversifikasi Produk dan Pembenahan Finansial UMKM Papandra di Depok

Agus CahyonoDiterbitkan 5 Agu 2026 - 08.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Akademisi UPNVJ Dorong Diversifikasi Produk dan Pembenahan Finansial UMKM Papandra di Depok
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Tim dosen dari Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta (UPNVJ) berhasil mendampingi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) pangan lokal Papandra di Kelurahan Limo, Kota Depok, dalam menyusun strategi diversifikasi produk. Program ini tidak hanya berfokus pada variasi produk, tetapi juga memperkuat pengelolaan keuangan berbasis data agar setiap langkah pengembangan usaha dapat diukur secara konkret. Langkah ini diambil guna mengatasi ketergantungan pelaku usaha pada satu jenis produk saja.

Papandra merupakan salah satu UMKM pangan lokal yang memproduksi camilan tradisional berupa kue garpu atau kue siput dan dikelola langsung oleh Marni Dewi Yanti. Dalam menjalankan usahanya sehari-hari, Papandra sebelumnya kerap terbentur oleh manajemen internal yang belum tertata dengan baik. Usaha ini menghadapi kendala klasik seperti pencatatan transaksi harian yang belum dilakukan secara rutin, serta belum tersusunnya laporan keuangan sederhana. Selain itu, belum adanya perencanaan arus kas membuat pengelolaan modal menjadi kurang optimal. Masalah ini diperumit dengan perhitungan harga pokok produksi serta penetapan harga jual produk ke konsumen yang selama ini masih mengandalkan perkiraan tanpa data riil. Ketergantungan yang tinggi pada satu produk utama juga membuat usaha ini rentan terhadap fluktuasi pasar, sehingga membutuhkan strategi diversifikasi guna memperluas sumber pendapatan mereka.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Melihat persoalan tersebut, tim akademisi dari UPNVJ turun tangan melalui skema Program Kemitraan Masyarakat. Program yang dirancang khusus untuk mengatasi masalah mitra ini diberi tajuk "Penguatan Manajemen Keuangan Berbasis Data dan Diversifikasi Produk untuk Meningkatkan Keberlanjutan UMKM Pangan Lokal Papandra". Kegiatan pengabdian masyarakat ini dipimpin secara langsung oleh Sufyati HS, dengan didampingi oleh dua anggota tim lainnya, yaitu Tri Siswantini dan Tati Handayani. Mereka menyusun kurikulum pelatihan yang mencakup teori manajemen hingga praktik langsung di lapangan.

Baca Juga

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV untuk Ragam Mobilitas di GIIAS 2026

Jetour Hadirkan Empat Karakter SUV untuk Ragam Mobilitas di GIIAS 2026

Pelaksanaan program dilakukan secara bertahap untuk memastikan materi dapat diserap dengan baik oleh pelaku usaha. Rangkaian kegiatan diawali dengan survei awal pada 13 Mei 2026 untuk mengidentifikasi secara mendalam kebutuhan operasional Papandra. Langkah ini kemudian ditindaklanjuti dengan serangkaian sesi pelatihan intensif serta pendampingan berkala yang berlangsung selama bulan Juni hingga Juli 2026. Tidak hanya memberikan materi edukasi, tim Program Kemitraan Masyarakat UPNVJ juga menerapkan teknologi tepat guna untuk mendukung kelancaran kegiatan operasional harian usaha kue garpu tersebut.

Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan setelah seluruh rangkaian program selesai, terjadi peningkatan kapasitas yang sangat signifikan pada diri peserta. Rata-rata tingkat pengetahuan peserta program melonjak drastis, dari yang awalnya hanya sebesar 27,2 persen sebelum pendampingan, kini menjadi 89,2 persen. Sementara itu, dari aspek keterampilan praktis, rata-rata kemampuan peserta juga merangkak naik secara signifikan dari 20,8 persen menjadi 86,2 persen. Kenaikan pemahaman dan keahlian praktis ini tercatat melampaui target peningkatan minimal sebesar 60 persen yang telah ditetapkan dalam rencana program kemitraan tersebut.

Baca Juga

Industri Garmen dan Tekstil Terpukul, PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026

Industri Garmen dan Tekstil Terpukul, PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026

Melalui pendampingan yang terstruktur ini, UMKM Papandra kini memiliki fondasi yang lebih kokoh untuk mengembangkan usahanya. Penerapan manajemen keuangan berbasis data serta strategi diversifikasi produk diharapkan dapat membuka keran pendapatan baru bagi usaha kue garpu ini, sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah persaingan pasar pangan lokal yang kian kompetitif.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UMKMDepokUPNVJDiversifikasi Produk

Berita Terbaru Lainnya

Qatar Ungkap Kemajuan Mediasi Konflik AS-Iran, Harga Minyak Dunia Langsung MerosotGudang Senjata Pentagon Terkuras, Perang Iran Picu Krisis Amunisi Presisi Tinggi ASKenyang dengan Pemadaman Listrik Massal, Krisis Energi Kuba Belum BerakhirNigeria Naikkan Gaji Tentara hingga 80 Persen Mulai September Demi Hadapi Krisis KeamananJetour Hadirkan Empat Karakter SUV untuk Ragam Mobilitas di GIIAS 2026Industri Garmen dan Tekstil Terpukul, PHK di Jawa Tengah Capai 6.604 Orang hingga Juli 2026PMI Manufaktur Indonesia Kembali Ekspansif pada Juli 2026, Kadin Ingatkan Pemulihan Belum SolidPresiden Prabowo Dijadwalkan Umumkan Langsung Paket Insentif Kendaraan Listrik

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap