Pasar saham Indonesia memperlihatkan dinamika yang menarik dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Di tengah aksi jual bersih atau net sell investor asing yang mencapai Rp273,5 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI), sektor energi dan komoditas justru menjadi magnet bagi aliran modal internasional. Fenomena ini menunjukkan adanya pergeseran strategi portofolio yang cukup kontras di kalangan pelaku pasar global.
Padahal, dari sisi fundamental makro, kondisi dalam negeri terbilang solid. Ekonomi Indonesia memberikan kejutan positif dengan mencatatkan pertumbuhan sebesar 5,29 persen pada kuartal II-2026. Angka pertumbuhan yang kuat ini tampaknya memberikan landasan kepercayaan bagi investor asing untuk tetap menaruh dana mereka di instrumen ekuitas dalam negeri, meskipun secara selektif dan terfokus pada sektor-sektor tertentu pada perdagangan Rabu (6/8/2026) hingga Kamis (6/8/2026).








