apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Ekonomi

AAJI, Penerapan PSAK 117 Ubah Total Cara Menilai Kinerja Perusahaan Asuransi

Andi TobanDiterbitkan 1 Agu 2026 - 07.39 路 5 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AAJI, Penerapan PSAK 117 Ubah Total Cara Menilai Kinerja Perusahaan Asuransi
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) menyatakan bahwa penerapan Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 117 akan mengubah secara menyeluruh metode evaluasi kinerja perusahaan asuransi di tanah air. Perubahan ini menandai babak baru dalam industri asuransi nasional, di mana parameter keberhasilan perusahaan tidak lagi dinilai dengan cara yang sama seperti sebelumnya. Head Working Group Keuangan dan Permodalan AAJI, Sisca Wirjawan, membagikan penjelasan ini dalam acara Media Workshop AAJI yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Jumat, 31 Juli.

Sisca Wirjawan menjelaskan bahwa kehadiran PSAK 117 merupakan bentuk transformasi paling signifikan yang pernah terjadi dalam sejarah pelaporan keuangan industri asuransi di Indonesia. Meski standar akuntansi yang baru ini membawa perubahan yang sangat mendasar pada laporan keuangan, Sisca menegaskan bahwa aturan baru tersebut sama sekali tidak akan mengubah model bisnis yang dijalankan oleh perusahaan asuransi. Perubahan utama terletak pada bagaimana perusahaan mengukur nilai cadangan, mengakui perolehan laba, hingga cara menyajikan laporan keuangan secara keseluruhan kepada publik dan pemangku kepentingan.

Baca Juga

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

BPJPH Dorong Sertifikasi Halal Gratis UMK Jelang Wajib Halal Oktober 2026

Di bawah payung aturan PSAK 117, penilaian terhadap kinerja perusahaan asuransi tidak lagi hanya bertumpu pada besaran perolehan premi atau laba semata. Indikator pendapatan premi, yang selama ini kerap menjadi acuan utama masyarakat maupun analis dalam menilai kesehatan dan kinerja perusahaan asuransi, kini tidak lagi diposisikan sebagai tolok ukur utama. Sebagai gantinya, evaluasi kinerja perusahaan akan beralih ke indikator-indikator baru yang dinilai lebih komprehensif, yakni pendapatan asuransi (insurance revenue), hasil dari jasa asuransi, hasil investasi, serta Contractual Service Margin (CSM).

Penerapan standar baru ini juga memberikan transparansi yang lebih tinggi bagi para investor dan publik. Melalui format pelaporan PSAK 117, investor kini dapat mengidentifikasi dengan sangat jelas dari mana sumber keuntungan suatu perusahaan asuransi berasal. Hal ini memungkinkan publik untuk melihat apakah laba yang diperoleh perusahaan benar-benar bersumber dari bisnis inti asuransinya atau justru ditopang oleh hasil pengelolaan investasi. Selain itu, Contractual Service Margin (CSM) diperkenalkan sebagai salah satu metrik kunci karena mencerminkan potensi keuntungan di masa depan yang disimpan oleh perusahaan dan baru akan diakui secara bertahap seiring dengan berjalannya pemberian layanan kepada para pemegang polis.

Baca Juga

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Pemerintah Jamin Ekonomi Tetap Terkendali Pascakenaikan PPN 12 Persen

Terkait dengan nominal keuntungan, Sisca menekankan bahwa secara keseluruhan, total laba yang diperoleh dari suatu polis asuransi sebenarnya tidak mengalami perubahan antara standar lama dengan PSAK 117. Perbedaan mendasar hanya terletak pada pola pengukuran dan pengakuan laba tersebut dari waktu ke waktu. Lebih lanjut, penyajian laporan keuangan yang disesuaikan dengan PSAK 117 ini telah mengadopsi standar internasional IFRS 17. Langkah adopsi standar global ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang, salah satunya membuat kinerja laporan keuangan perusahaan asuransi di Indonesia menjadi lebih setara dan dapat diperbandingkan secara langsung dengan perusahaan-perusahaan asuransi berskala global.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

asuransiLaporan KeuanganAAJIPSAK 117IFRS 17

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap