50 Ribu Sepatu Nike KW Incaran Pasar Amerika Disita, Nilainya Tembus Rp 66 Miliar

Andi TobanPublished 26 Jul 2026 - 17.15 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
50 Ribu Sepatu Nike KW Incaran Pasar Amerika Disita, Nilainya Tembus Rp 66 Miliar
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Dari sebuah pabrik di Kota Ho Chi Minh, ribuan pasang sepatu Nike tiruan nyaris sempurna bersiap menyeberangi lautan. Bukan sekadar barang imitasi biasa, setiap detail—mulai dari jahitan sol hingga kode autentikasi digital—disalin begitu rupa hingga nyaris mustahil dibedakan dari produk asli. Vietnam menggagalkan upaya itu tepat sebelum kiriman besar berikutnya meluncur ke Amerika Serikat, mengungkap salah satu kasus pelanggaran hak kekayaan intelektual paling kompleks dalam beberapa tahun terakhir.

Total barang yang disita Badan Pengawasan dan Pengembangan Pasar Dalam Negeri (DMS) Vietnam mencapai hampir 50.000 pasang, dengan nilai pasar lebih dari 100 miliar dong Vietnam atau setara Rp 66,4 miliar. Angka ini melonjak drastis dari informasi awal yang diterima DMS dari US Homeland Security Investigations (HSI) sebulan sebelumnya. Ketika itu, intelijen hanya mencurigai sekitar 12.000 pasang sepatu Nike palsu. Namun begitu inspektur menyisir lokasi, realitas di lapangan memperlihatkan skenario yang jauh lebih besar: gudang dan jalur produksi yang memproduksi massal sepatu jadi, bagian atas sepatu, dan sol bertanda Nike, Nike Air, serta Air Jordan.

Also Read

Pengakuan Anti Kerja Paksa Berbuah Tarif 10 Persen untuk Indonesia

Pabrik milik Perusahaan MP itu tidak sekadar menyimpan barang. Tim inspeksi mencatat lebih dari 25.300 pasang sepatu jadi yang siap dikemas, ditambah 20.800 bagian atas sepatu serta 10.800 sol dalam proses penyelesaian. Semua produk itu dibekali kode autentikasi yang disalin langsung dari produk asli yang sah. Parahnya, sebelum penyitaan pada 16 Juli lalu, perusahaan telah berhasil mengekspor 11 kontainer sepatu bermerek Nike dan Air Jordan ke pasar AS dengan total nilai yang dinyatakan lebih dari 25,46 miliar dong, sekitar Rp 17,3 miliar. Artinya, ribuan konsumen Amerika sudah menerima produk tiruan yang lolos dari deteksi.

Operasi ini merupakan buah kerja sama tertutup antara DMS dan HSI. Kedua lembaga saling menjaga kerahasiaan agar barang bukti tidak sempat dipindahkan. Setelah menilai risiko ekspor berikutnya, DMS mengeluarkan keputusan inspeksi kepatuhan hukum terhadap Perusahaan MP. Pemerintah Vietnam pun mengerahkan Kementerian Keamanan Publik dan kepolisian setempat untuk memastikan rantai produksi ilegal ini benar-benar terputus. Dengan mata telanjang, para pemeriksa mengakui bahwa sepatu-sepatu itu nyaris identik dengan buatan pabrik resmi.

Also Read

Dari Bibit Mangrove ke Geliat Ekonomi, BNI Sambut Hari Mangrove dengan Aksi Nyata di Pesisir

Kasus ini menjadi alarm bagi perdagangan global: pemalsuan tidak lagi sekadar produk KW murahan, tetapi telah berevolusi menjadi industri skala besar dengan kemampuan kloning teknologi otentikasi. Bagi Vietnam—yang selama ini menjadi basis produksi berbagai merek dunia—penindakan ini sekaligus menunjukkan ketegasan melindungi hak kekayaan intelektual. Di sisi lain, 11 kontainer yang telah lolos ke Amerika menjadi bukti bahwa celah dalam rantai pasok masih terbuka lebar. Kini, sisa puluhan ribu sepatu itu hanya akan menjadi kenang-kenangan di gudang sitaan, bukan di etalase toko sepatu Negeri Paman Sam.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca