apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Otomotif

Xpeng Indonesia Targetkan TKDN 60 Persen pada 2027, Saat Ini Sudah Lampaui 40 Persen

Agus CahyonoDiterbitkan 29 Jul 2026 - 14.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Xpeng Indonesia Targetkan TKDN 60 Persen pada 2027, Saat Ini Sudah Lampaui 40 Persen
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Produsen kendaraan listrik asal China, Xpeng, melalui perwakilannya di Indonesia, Xpeng Indonesia, menegaskan komitmennya untuk mendukung program lokalisasi industri otomotif nasional. Perusahaan tersebut menargetkan pencapaian Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 60 persen pada tahun 2027 mendatang. Langkah strategis ini diambil guna memenuhi regulasi pemerintah sekaligus memperkuat basis produksi lokal mereka di tanah air. Saat ini, pihak Xpeng mengklaim bahwa kendaraan listrik mereka yang dirakit secara lokal telah mengantongi kandungan lokal atau nilai TKDN di atas 40 persen.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Target pencapaian TKDN yang dicanangkan oleh Xpeng Indonesia ini merujuk secara langsung pada regulasi yang ditetapkan oleh pemerintah, yakni Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2023. Peraturan tersebut mengatur peta jalan penggunaan komponen lokal untuk kendaraan listrik roda empat di Indonesia secara bertahap. Berdasarkan aturan tersebut, kendaraan listrik roda empat diwajibkan memiliki TKDN minimal sebesar 40 persen untuk periode tahun 2022 hingga 2026. Selanjutnya, kewajiban tersebut akan meningkat menjadi minimal 60 persen pada periode tahun 2027 hingga 2029, dan harus mencapai batas minimal 80 persen mulai tahun 2030 dan seterusnya.

Baca Juga

KOSPI Anjlok Lebih dari 10 Persen, Bursa Korea Selatan Hentikan Sementara Perdagangan

KOSPI Anjlok Lebih dari 10 Persen, Bursa Korea Selatan Hentikan Sementara Perdagangan

Menanggapi target regulasi tersebut, Vice President Marketing Xpeng Indonesia, Hari Arifianto, menjelaskan mengenai kondisi terkini terkait kandungan lokal pada produk mereka. Mobil-mobil listrik Xpeng yang saat ini dirakit di dalam negeri diklaim sudah memenuhi syarat awal dengan tingkat komponen lokal di atas 40 persen. Dalam upaya meningkatkan persentase tersebut ke depannya, komponen terbesar yang sangat dibutuhkan adalah baterai. Kebutuhan komponen baterai ini tidak hanya mencakup fisik sel baterai saja, melainkan juga sistem manajemen baterai (battery management system) serta rantai pasok pendukungnya yang terintegrasi.

Guna memenuhi kebutuhan komponen vital tersebut, Xpeng Indonesia telah menjalin kemitraan strategis dalam penyediaan paket baterai. Mobil-mobil listrik Xpeng yang dirakit secara lokal menggunakan paket baterai yang diproduksi oleh UABS (Unified Advanced/Automotive Battery System). UABS sendiri memiliki fasilitas manufaktur yang berlokasi di SAIC International Industrial Park, Cikarang, Jawa Barat. Kerja sama erat dengan UABS ini menjadi pilar penting dalam menyokong kelancaran proses perakitan dan produksi kendaraan listrik Xpeng yang dilakukan di fasilitas perakitan milik Handal Indonesia Motor.

Baca Juga

Panduan Memilih Dot yang Tepat untuk Bayi Prematur dan BBLR di Ruang NICU

Panduan Memilih Dot yang Tepat untuk Bayi Prematur dan BBLR di Ruang NICU

Di samping fokus pada peningkatan kandungan lokal dan proses produksi dalam negeri, Xpeng Indonesia juga terus memperluas jaringan pemasaran dan layanan purnajual mereka untuk menjangkau konsumen tanah air secara lebih luas. Sebagai bagian dari ekspansi tersebut, diler ketujuh Xpeng kini telah resmi beroperasi di kawasan Alam Sutera, Tangerang. Dengan kombinasi penguatan rantai pasok lokal dan perluasan jaringan diler, Xpeng berupaya memastikan kesiapan mereka dalam menghadapi tantangan industri kendaraan listrik di Indonesia, termasuk target pemenuhan TKDN sebesar 60 persen pada 2027 dan target jangka panjang 80 persen pada tahun 2030 mendatang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kendaraan listrikindustri otomotifTKDNXpeng IndonesiaUABSPerpres 79 Tahun 2023

Berita Terbaru Lainnya

Kemendikdasmen Ubah Ketentuan TKA 2026, Durasi Ujian Diperpanjang dan Jadwal DisesuaikanSurvei SMRC, Mayoritas Responden Ragu dengan Masa Depan Program KopdesKinerja Grup MIND ID Diproyeksikan Melonjak di Semester II/2026, Didorong Hilirisasi dan Harga KomoditasKomitmen Bangun Talenta Berkelanjutan, Telkom Raih Penghargaan Lestari Award 2026Tenor KPR Subsidi Bisa Sampai 40 Tahun, BTN Pastikan Kesiapan Perbankan dan Soroti Aspek Legalitas LahanReformasi Tata Kelola BGN Berhasil Kembalikan Ratusan Miliar Rupiah ke Kas NegaraKredit Bank Capital Tumbuh 41,4 Persen, Segmen Pensiun Melonjak hingga 322 PersenKOSPI Anjlok Lebih dari 10 Persen, Bursa Korea Selatan Hentikan Sementara Perdagangan

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap