Usai Final Piala Dunia, Messi dan De Paul Resmi Istirahat dari Panggung All-Star MLS

Andi TobanPublished 26 Jul 2026 - 15.15 · 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Usai Final Piala Dunia, Messi dan De Paul Resmi Istirahat dari Panggung All-Star MLS
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Lapangan hijau di New Jersey baru saja menyaksikan perjuangan Argentina hingga menit ke-120 sebelum takluk 0-1 dari Spanyol. Sehari setelah itu, kabar justru datang dari ruang-ruang administrasi Major League Soccer: Lionel Messi dan Rodrigo De Paul secara resmi dibebaskan dari kewajiban tampil di MLS All-Star Game 2026. Bukan sekadar dispensasi biasa, langkah ini menjadi puncak dari perubahan sikap liga terhadap realitas beban pemain bintang yang berlaga di turnamen internasional.

Satu tahun silam, situasi serba keras masih mewarnai hubungan Messi dengan otoritas MLS. Pemilik nomor punggung 10 Inter Miami itu bersama Jordi Alba dijatuhi larangan bermain satu pertandingan karena absen di All-Star Game 2025 tanpa alasan cedera. Sanksi itu memicu kekecewaan mendalam dari Messi, sebagaimana diungkapkan salah satu pemilik klub, Jorge Mas. Komisioner Don Garber pun menyadari perlunya merevisi kebijakan yang kaku. Janji evaluasi itu akhirnya terwujud dalam bentuk dialog pra-musim antara MLS dan Asosiasi Pemain, menghasilkan kesepakatan yang lebih manusiawi.

Also Read

Kobaran Api Kepung Eropa, Seperempat Juta Jiwa Terpaksa Mengungsi

Kesepakatan awal menyebutkan bahwa setiap pemain yang baru menyelesaikan kompetisi Piala Dunia akan mendapatkan pembicaraan individual dengan klubnya untuk menentukan masa istirahat dan jadwal kembali bertanding. “Sejalan dengan kesepakatan tersebut, Rodrigo De Paul dan Lionel Messi dibebaskan dari partisipasi dalam MLS All-Star Game 2026,” demikian pernyataan resmi MLS. Kedua gelandang itu tampil penuh di final Piala Dunia akhir pekan lalu. Waktu pemulihan yang manusiawi kini menjadi prioritas, menggantikan pendekatan seragam yang sebelumnya memicu ketegangan.

Meski tanpa dua megabintang Argentina, panggung All-Star di Charlotte, North Carolina, tetap tak kehilangan kilau. Penyerang Los Angeles FC Son Heung-min, gelandang serbabisa Thomas Muller dari Vancouver Whitecaps, serta kapten timnas Amerika Serikat Tim Ream yang kini berseragam Charlotte FC menjadi magnet tersendiri. Ajang tahunan yang mempertemukan pemain terbaik MLS dengan bintang Liga MX Meksiko itu masih menyimpan daya tarik komersial tinggi. Absennya Messi justru memberi panggung bagi nama-nama lain untuk bersinar tanpa bayang-bayang sang ikon.

Also Read

Lando Norris Terkejut, Pole McLaren Lahir dari Lap Tak Maksimal

Di luar hingar-bingar All-Star, dinamika Inter Miami terus mewarnai musim ini. Klub memberikan libur khusus bagi Messi dan De Paul, memastikan keduanya absen di beberapa laga MLS setelah Piala Dunia; langkah ini sejalan dengan kesepahaman global tentang waktu pemulihan yang sudah dibahas bersama FIFA sejak 2025. Bahkan sebelum turnamen dimulai, Messi sudah ditarik lebih awal saat Inter Miami menang atas Philadelphia Union demi menjaga kebugaran menjelang pembukaan Piala Dunia 2026. Sementara itu, kedatangan Casemiro dari Manchester United dengan kontrak hingga 2027 sempat memicu investigasi MLS atas dugaan pelanggaran aturan tampering. Semua benang merah ini menjalin narasi baru: era di mana kesejahteraan pemain tak lagi ditawar demi jadwal pertandingan, dan setiap keputusan administratif berpotensi membentuk kembali hubungan antara bintang global dengan kompetisi Amerika Serikat.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca