Sembilan bulan adalah waktu yang singkat dalam dunia politik, namun cukup untuk mengubah drastis persepsi publik terhadap jalannya pemerintahan. Tren penurunan kepercayaan ini kini tengah membayangi Presiden Prabowo Subianto. Berdasarkan temuan terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC), tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerja kepala negara mengalami kemerosotan tajam hingga menyentuh angka 30 persen dalam kurun waktu kurang dari setahun terakhir. Fenomena ini menjadi sinyal peringatan penting bagi stabilitas dukungan politik pemerintah.
Data yang dirilis oleh lembaga riset tersebut menunjukkan pergeseran angka yang sangat mencolok. Pada November 2025, tingkat kepuasan publik terhadap kepemimpinan Prabowo masih berada di posisi yang sangat kokoh, yakni mencapai 81,2 persen. Namun, memasuki bulan Juli 2026, angka tersebut menyusut drastis menjadi hanya 51,1 persen. Penurunan signifikan ini menggambarkan adanya perubahan sentimen yang masif di tengah masyarakat pemilih dalam menilai efektivitas kerja kabinet saat ini.








