apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Teknologi

TikTok Bernapas Lega, Tenggat Larangan di AS Mundur ke April 2025

Parlin SinagaDiterbitkan 26 Jul 2026 - 14.00 路 2 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
TikTok Bernapas Lega, Tenggat Larangan di AS Mundur ke April 2025
Foto/Ilustrasi: ANTARA
A-A+

Geger mengenai masa depan TikTok di Amerika Serikat memasuki babak baru setelah tenggat pemblokiran yang semula sangat ketat secara resmi bergeser. Aplikasi berbagi video pendek milik ByteDance ini semestinya lenyap dari gawai dan toko aplikasi di negeri Paman Sam pada 19 Januari 2025, menyusul disahkannya undang-undang yang mewajibkan perusahaan induknya yang berbasis di Beijing untuk melepas operasi TikTok di AS. Kini, berkat perintah eksekutif dari presiden baru, aplikasi yang digunakan oleh 170 juta warga Amerika itu memperoleh ruang napas hingga awal April.

Undang-undang yang dimaksud adalah Protecting Americans from Foreign Adversary Controlled Applications Act, yang ditandatangani Presiden Joe Biden pada April 2024. Aturan itu memberikan waktu sembilan bulan bagi ByteDance untuk menjual aset TikTok di Amerika Serikat kepada pihak yang tidak terafiliasi dengan negara musuh. TikTok langsung menggugat aturan tersebut dengan dalih melanggar kebebasan berbicara, tetapi Mahkamah Agung AS pada 17 Januari 2025 secara bulat menolak gugatan itu. Putusan tersebut membuat jalan bagi larangan nasional terbuka lebar.

Tepat pada 19 Januari, TikTok benar-benar menghentikan layanannya di Amerika Serikat. Aplikasi tidak bisa diakses, dan pengguna yang mencoba membuka hanya mendapati pemberitahuan bahwa layanan sementara tidak tersedia. Namun, suasana berubah cepat. Pemerintahan Biden menyatakan tidak akan menegakkan sanksi dan menyerahkan keputusan kepada pemerintahan berikutnya. Sehari kemudian, setelah dilantik, Presiden Donald Trump meneken perintah eksekutif yang menunda penegakan undang-undang tersebut selama 75 hari. Dengan demikian, batas waktu baru jatuh pada 5 April 2025. TikTok pun kembali beroperasi dalam hitungan jam.

Baca Juga

Bakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan Sitaro

Bakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan Sitaro

Dampak dari ketidakpastian ini langsung dirasakan oleh ekosistem kreator, pelaku bisnis kecil, dan pengguna umum. Banyak pembuat konten yang menggantungkan pendapatan utama dari program monetisasi TikTok Shop dan iklan. Survei tidak resmi di kalangan komunitas kreator menunjukkan gelombang migrasi ke platform alternatif seperti Instagram Reels dan YouTube Shorts, meskipun basis pengguna loyal masih menanti kejelasan. Bagi para pengiklan, penundaan ini memberi waktu tambahan untuk mengalihkan anggaran kampanye, sekaligus menjadi pengingat bahwa risiko geopolitik dapat sewaktu-waktu menjungkirbalikkan strategi pemasaran digital.

Di balik layar, proses negosiasi berlangsung intens. Trump secara terbuka menyebutkan keinginannya agar Amerika Serikat memiliki 50 persen saham TikTok. Sejumlah nama seperti Oracle, Walmart, dan konsorsium investor pimpinan miliarder Frank McCourt disebut-sebut masuk dalam radar pembicaraan. ByteDance sendiri hingga kini belum memberikan sinyal pasti akan melepas kendali. Sementara itu, pemerintah Cina melalui pernyataan tidak langsung mengingatkan bahwa algoritma rekomendasi TikTok termasuk aset teknologi yang tidak bisa diekspor begitu saja tanpa persetujuan Beijing.

Baca Juga

Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Berkolaborasi Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI

Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Berkolaborasi Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI

Batas 5 April bukanlah titik akhir, melainkan awal dari kemungkinan babak baru. Jika hingga tenggat tersebut tidak tercapai kesepakatan divestasi yang memuaskan semua pihak, larangan bisa benar-benar diberlakukan tanpa ampun. Kalaupun kompromi tercapai, pengawasan terhadap perlindungan data pengguna鈥攕elama ini diupayakan lewat Project Texas鈥攁kan tetap menjadi prasyarat mutlak. Di tengah ketegangan geopolitik AS-Cina, nasib satu aplikasi hiburan ini justru menjelma cermin dari pertarungan idealisme tentang data dan kedaulatan digital.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika SerikatTikTokByteDancelarangan TikTokdivestasi

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap