apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Teknologi

Teknologi Pirolisis BRIN Ubah Residu Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Petasol

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 27 Jul 2026 - 14.30 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Teknologi Pirolisis BRIN Ubah Residu Sampah Plastik Menjadi Bahan Bakar Petasol
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Limbah plastik kerap dipandang sebelah mata sebagai residu akhir yang mengotori lingkungan tanpa menyisakan nilai guna. Namun, sebuah inovasi teknologi dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) berhasil membalikkan stigma tersebut dengan mengubah sampah plastik bernilai rendah menjadi bahan bakar cair berkualitas tinggi yang dinamakan Petasol. Langkah maju ini resmi diperkenalkan di Kalurahan Wukirsari, Kapanewon Imogiri, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kehadiran teknologi ini diharapkan mampu mengurai benang kusut pengelolaan sampah sekaligus memicu pertumbuhan ekonomi sirkular yang memberikan keuntungan finansial bagi masyarakat setempat.

Inti dari inovasi ini terletak pada teknologi pirolisis bernama Fastpol. Sistem ini dirancang khusus untuk mengekstraksi kembali kandungan minyak bumi dari berbagai sampah plastik residu yang selama ini diabaikan oleh industri daur ulang konvensional, seperti kemasan berlapis (multilayer) dan plastik campuran. Melalui metode dekomposisi termokimia pada suhu berkisar antara 250 hingga 350 derajat Celcius dengan kondisi minim atau tanpa oksigen, rantai polimer plastik dikembalikan ke bentuk asalnya. Proses konversi ini terbilang sangat efisien karena setiap satu kilogram sampah plastik mampu menghasilkan sekitar 0,8 hingga 0,9 liter Petasol.

Periset dari Pusat Riset Sistem Industri dan Manufaktur Berkelanjutan BRIN, Heru Susanto, memaparkan bahwa seluruh proses pengolahan dari bahan mentah hingga menjadi bahan bakar mentah memakan waktu sekitar tujuh hingga delapan jam. Setelah fase pemanasan selesai, cairan tersebut harus melewati tahapan penyaringan dan penjernihan intensif sebelum siap dikonsumsi oleh mesin diesel. Meskipun bahan bakar ini merupakan produk sampingan dari upaya penyelamatan lingkungan, nilai ekonominya dinilai sangat menjanjikan karena biaya operasional produksinya relatif rendah jika dibandingkan dengan manfaat energi yang dihasilkan.

Baca Juga

Bakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan Sitaro

Bakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan Sitaro

Kualitas pembakaran dari bahan bakar hasil daur ulang ini pun tidak bisa dipandang remeh. Direktur Alih dan Sistem Audit Teknologi BRIN, Edi Hilmawan, mengungkapkan bahwa pengujian laboratorium menunjukkan Petasol memiliki angka setana (cetane number) mencapai 51. Parameter kualitas pembakaran ini berada di atas standar solar umum yang biasanya hanya memiliki angka setana di kisaran 48. Tingginya angka setana ini menjamin pembakaran mesin diesel yang lebih bersih dan efisien. Meski secara prinsip dinyatakan aman untuk kendaraan, BRIN saat ini masih terus menyempurnakan beberapa parameter teknis lainnya, termasuk berat jenis dan pemenuhan aspek regulasi formal.

Potensi penerapan teknologi ini sangat relevan bagi daerah seperti Kabupaten Bantul yang sedang menghadapi tantangan darurat sampah. Bupati Bantul, Abdul Halim Muslih, menyebutkan wilayahnya memproduksi sekitar 600 ton sampah per hari, dengan porsi sampah plastik mencapai 30 persen. Dengan volume limbah plastik yang melimpah tersebut, potensi produksi Petasol tentu sangat besar untuk mendukung ketahanan energi lokal sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir.

Baca Juga

Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Berkolaborasi Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI

Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Berkolaborasi Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI

Kendati demikian, keberhasilan sistem ini tidak semata-mata bertumpu pada keandalan mesin pirolisis Fastpol saja. Pemilahan sampah sejak dari tingkat rumah tangga tetap menjadi kunci krusial guna menekan tingginya biaya operasional pemilahan. Oleh karena itu, kolaborasi antara teknologi BRIN dengan kelompok masyarakat seperti KSM Pilah Berkah yang didukung basis data waktu nyata (realtime) menjadi fondasi penting untuk mewujudkan tata kelola sampah yang bertanggung jawab. Ke depan, BRIN membuka peluang kemitraan yang luas dengan pemerintah daerah dan pelaku industri untuk mereplikasi model pengelolaan sampah terpadu berbasis energi alternatif ini di berbagai wilayah Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BRINPetasolpirolisissampah plastikBantulenergi alternatif

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap