apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

Tangis Pilu Keluarga Warnai Pemakaman Pria yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

Domu TobingPublished 27 Jul 2026 - 18.55 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Tangis Pilu Keluarga Warnai Pemakaman Pria yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kematian tragis seorang pria berinisial KD di Kabupaten Tabanan, Bali, menjadi potret kelam tentang bagaimana aksi main hakim sendiri masih kerap merampas nilai-nilai kemanusiaan kita. KD meregang nyawa setelah dikeroyok massa karena dituduh mencuri seekor ayam aduan milik warga setempat. Peristiwa memilukan ini tidak hanya menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan, tetapi juga memicu keprihatinan besar mengenai hilangnya supremasi hukum di tengah masyarakat yang emosional.

Kesedihan yang luar biasa menyelimuti prosesi pemakaman KD di Desa Sidetapa, daerah asal korban. Sebuah rekaman video yang beredar luas di media sosial memperlihatkan momen memilukan saat anak perempuan almarhum menangis histeris meratapi jasad ayahnya yang terbujur kaku. Kepergian KD yang mendadak ini meninggalkan lubang besar bagi ketiga anaknya yang kini harus kehilangan sosok pelindung. Anak pertamanya memang sudah berkeluarga, namun anak kedua masih duduk di bangku kelas 1 SMA, dan si bungsu bahkan baru menginjak kelas 1 SD.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Kepala Desa Sidetapa, I Made Sutama, mengaku sangat terpukul saat menjemput jenazah warganya tersebut. Ia menyaksikan langsung bagaimana tangisan anak-anak korban pecah, meratapi nasib malang yang menimpa ayah mereka. Sutama sangat menyayangkan tindakan anarkis yang berujung pada hilangnya nyawa manusia ini. Menurutnya, kesalahan seseorang dalam dugaan tindak pidana seharusnya diserahkan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum, bukan diselesaikan secara brutal oleh massa di jalanan. Ia menegaskan bahwa nyawa manusia tidak sepantasnya melayang hanya karena perkara pencurian seekor ayam.

Also Read

Istana Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan

Istana Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan

Di tengah badai duka yang mendera, pihak keluarga korban memilih jalan yang sunyi demi ketenangan almarhum. Mereka memutuskan untuk menerima peristiwa tragis ini sebagai sebuah musibah keluarga dan menyatakan tidak akan menempuh langkah hukum atas aksi pengeroyokan yang menyebabkan kematian KD. Keputusan tersebut diambil dengan penuh keikhlasan, meskipun mereka harus menanggung beban psikologis dan sosial yang sangat berat setelah ditinggalkan oleh sang ayah untuk selamanya.

Berdasarkan data dari kepolisian, peristiwa pengeroyokan maut ini terjadi pada Jumat dini hari sekitar pukul 01.30 WITA di Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan. Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, menjelaskan bahwa korban diduga tepergok warga saat hendak mengambil ayam aduan milik salah satu penduduk. Saat ini, aparat kepolisian tidak hanya fokus pada dugaan pencurian tersebut, melainkan juga tengah mendalami kasus kekerasan massal yang berujung pada kematian terduga pelaku.

Also Read

Indonesia Bentengi Pesisir dengan Penanaman Satu Juta Mangrove Serentak

Indonesia Bentengi Pesisir dengan Penanaman Satu Juta Mangrove Serentak

Penyidik Polres Tabanan terus melakukan pemeriksaan intensif terhadap sejumlah saksi dan mengidentifikasi para terduga pelaku pengeroyokan. Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa Indonesia adalah negara hukum yang memiliki regulasi jelas untuk menghukum setiap pelanggar aturan. Main hakim sendiri bukanlah solusi, melainkan tindakan kriminal baru yang justru merusak tatanan keadilan sosial dan sering kali menyisakan penyesalan yang terlambat.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

pengeroyokanTabananmain hakim sendirikriminalitasduka keluarga

Berita Terbaru Lainnya

Changan Siapkan 15 Model Baru untuk Garap Pasar Otomotif IndonesiaLangkah Nyata ANTAM Tekan Emisi Karbon Lewat Jalan Santai NirsampahLangkah Agresif Pertamina Hulu Energi Mengamankan Sembilan Blok Migas BaruHarga Daging Ayam dan Beras Menanjak Ketika Cabai Rawit Mulai MurahDestry Damayanti Mengambil Alih Kepemimpinan Bank Indonesia Setelah Perry Warjiyo MundurDestry Damayanti Pimpin Bank Indonesia Setelah Perry Warjiyo Mengundurkan DiriFondasi Tak Terlihat di Balik Impian Indonesia Emas 2045Menimbang Mutu dan Kecepatan dalam Reformasi Pendidikan Dokter Spesialis

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

Ekonomi

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

27 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari IniEkonomi 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap