Jawa Barat kini menjadi medan pertempuran baru yang sangat potensial bagi industri semen nasional. Menyadari peluang tersebut, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) langsung tancap gas dengan memperkuat cengkeraman mereka di pasar mikro. Strategi penetrasi yang agresif ini terbukti ampuh mendongkrak kinerja operasional perseroan sepanjang paruh pertama tahun ini.
Sepanjang semester I-2026, emiten semen pelat merah ini berhasil mencatatkan total volume penjualan sebesar 18,27 juta ton. Pencapaian tersebut mencerminkan pertumbuhan sebesar 5,6 persen secara tahunan (year on year/yoy) dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Sebagai catatan, pada enam bulan pertama tahun 2025, volume penjualan SIG berada di angka 17,3 juta ton.
Kenaikan volume penjualan ini tidak lepas dari pergeseran fokus perusahaan yang kini lebih tajam dalam mengelola ceruk pasar retail. Sektor retail memang menjadi tulang punggung bisnis SIG dengan kontribusi mencapai 70 persen dari total pendapatan perusahaan. Dengan porsi yang sangat dominan tersebut, menjaga loyalitas konsumen di tingkat akar rumput menjadi harga mati untuk mempertahankan kinerja keuangan yang sehat.








