Kematian misterius Sutrimo, seorang pria yang ditemukan tidak bernyawa setelah tak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini bergulir menjadi sorotan tajam publik. Kasus ini bukan sekadar peristiwa kematian biasa, melainkan menyeret perhatian karena korban diduga kuat memiliki hubungan kerja sebagai Kepala Rumah Tangga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Relasi kekuasaan yang melingkari latar belakang korban membuat penuntasan kasus ini dinilai krusial demi menjaga marwah hukum dan keadilan.
Kronologi bermula pada Kamis, 23 Juli 2026, saat Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di area halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Upaya penyelamatan dilakukan dengan melarikan korban menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Namun, takdir berkata lain. Pihak kepolisian melalui Kabid Humas








