apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

Koalisi Sipil Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Misterius Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus

Togar PanjaitanPublished 28 Jul 2026 - 16.15 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Koalisi Sipil Desak Polisi Usut Tuntas Kematian Misterius Kepala Rumah Tangga Mantan Jampidsus
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Kematian misterius Sutrimo, seorang pria yang ditemukan tidak bernyawa setelah tak sadarkan diri di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini bergulir menjadi sorotan tajam publik. Kasus ini bukan sekadar peristiwa kematian biasa, melainkan menyeret perhatian karena korban diduga kuat memiliki hubungan kerja sebagai Kepala Rumah Tangga mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Relasi kekuasaan yang melingkari latar belakang korban membuat penuntasan kasus ini dinilai krusial demi menjaga marwah hukum dan keadilan.

Kronologi bermula pada Kamis, 23 Juli 2026, saat Sutrimo ditemukan tergeletak tak sadarkan diri di area halaman Klinik Mordent, Kebayoran Baru. Upaya penyelamatan dilakukan dengan melarikan korban menggunakan ambulans menuju Rumah Sakit Muhammadiyah Taman Puring. Namun, takdir berkata lain. Pihak kepolisian melalui Kabid Humas

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Polda Metro Jaya
, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi bahwa korban sudah dalam kondisi meninggal dunia sesampainya di rumah sakit. Saat ini, aparat kepolisian tengah berupaya merangkai teka-teki peristiwa ini dengan memeriksa sejumlah saksi kunci, mulai dari keluarga korban, sopir ambulans, hingga tenaga medis yang sempat menangani korban.
Also Read

Petaka Selebrasi Lempar Kaus Berujung Robohnya Tribun Kejurnas Drift di Purwokerto

Petaka Selebrasi Lempar Kaus Berujung Robohnya Tribun Kejurnas Drift di Purwokerto

Melihat adanya potensi sensitivitas yang tinggi, Koalisi Masyarakat Sipil mendesak aparat penegak hukum untuk bergerak ekstra cepat. Gabungan organisasi yang terdiri dari Imparsial, DEJURE, Centra Initiative, Raksha Initiatives, Indonesia Risk Center, dan HRWG ini mengingatkan bahwa waktu adalah musuh utama dalam pembuktian hukum. Mereka mendesak polisi segera mengamankan seluruh bukti vital, termasuk rekam medis, riwayat komunikasi terakhir korban, rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi, hingga jejak digital. Keterlambatan dalam mengamankan bukti-bukti ini dikhawatirkan dapat membuka celah terjadinya impunitas atau hilangnya petunjuk penting.

Direktur Imparsial, Ardi Manto Adiputra, menegaskan bahwa negara memiliki kewajiban mutlak untuk mengusut tuntas setiap kematian yang dinilai tidak wajar, terlebih jika ada indikasi keterkaitan dengan pusaran kekuasaan. Mengingat posisi sensitif mantan atasan korban di institusi kejaksaan, penyelidikan kasus ini dituntut memenuhi standar transparansi yang jauh lebih tinggi dari biasanya. Proses hukum harus dipastikan bersih dari segala bentuk konflik kepentingan, intervensi pihak luar, maupun spekulasi liar yang dapat mengaburkan fakta sebenarnya di lapangan.

Also Read

Menuntut Keadilan Kudatuli Lewat Petunjuk Makam Tanpa Identitas

Menuntut Keadilan Kudatuli Lewat Petunjuk Makam Tanpa Identitas

Di sisi lain, perlindungan terhadap keluarga korban dan saksi-saksi kunci menjadi prioritas yang tidak boleh diabaikan. Koalisi Masyarakat Sipil meminta Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera turun tangan memberikan jaminan keamanan serta pendampingan psikososial. Keluarga Sutrimo tidak boleh sekadar diposisikan sebagai objek dalam proses pemeriksaan kepolisian, melainkan harus diakui hak-haknya untuk mendapatkan kebenaran, keadilan, dan pemulihan secara utuh. Hingga kini, upaya konfirmasi kepada kuasa hukum mantan Jampidsus terkait status kepegawaian korban masih belum mendapatkan respons resmi, sementara polisi terus mendalami identitas lengkap korban.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaJampidsuskematian sutrimokoalisi masyarakat sipillpsk

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Kaitkan Insentif Kendaraan Listrik dengan Proyek Mobil NasionalDestry Damayanti Jamin Kebijakan Moneter Bank Indonesia Tetap Stabil Pasca Mundurnya Perry WarjiyoDestry Damayanti Bahas Stabilitas Ekonomi di Istana Setelah Bertemu PrabowoAS Klaim Tarif Baru untuk Puluhan Negara Mitra Tidak Mengguncang Ekonomi DomestikKemenangan Telak Atas Kamboja Belum Cukup Bawa Indonesia ke Puncak Grup AInfantino Bela Penyelenggaraan Piala Dunia 2026 di Tengah Tudingan Intervensi PolitikJakarta Bersiap Hadapi Selimut Awan Tebal Sepanjang Hari IniMerancang Libur Panjang Agustus 2026 dan Menyambut Semarak HUT RI ke-81

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap