Kemenangan telak lima gol atas Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor, memang menghadirkan kegembiraan bagi para pendukung Timnas Indonesia. Namun, di balik papan skor 5-1 yang mencolok tersebut, Ketua Umum PSSI Erick Thohir langsung memberikan peringatan agar seluruh elemen tim tidak cepat berpuas diri. Menurutnya, hasil meyakinkan di laga perdana ASEAN Hyundai Cup 2026 ini sama sekali belum bisa dijadikan cerminan atau tolak ukur dari kualitas sesungguhnya skuad Garuda di bawah asuhan pelatih John Herdman. Ujian yang sebenarnya masih berada di depan mata.
Erick menegaskan bahwa laga pembuka selalu krusial untuk membangun mentalitas bertanding, tetapi level permainan Indonesia baru akan benar-benar teruji saat mereka berhadapan dengan rival kuat seperti Vietnam. Laga kontra Vietnam dipandang sebagai indikator utama untuk melihat sejauh mana perkembangan dan kesiapan taktis timnas dalam bersaing di level tertinggi Asia Tenggara. Kendati demikian, Erick juga mengingatkan para pemain agar tidak memandang sebelah mata lawan-lawan lain di fase grup, termasuk Singapura dan Timor Leste yang berpotensi menyulitkan jika diabaikan.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Dalam pertandingan yang berlangsung hari Senin tersebut, publik disuguhi aksi-aksi gemilang dari para punggawa Garuda. Debut manis dicatatkan oleh Mitchell Baker yang langsung memborong tiga gol ke gawang Kamboja. Ketajaman lini depan Indonesia semakin lengkap berkat sumbangan gol dari Sandy Walsh serta Jens Raven. Bagi Raven, gol tersebut terasa sangat emosional karena merupakan torehan perdana bagi dirinya bersama tim nasional senior, setelah sebelumnya hanya memperkuat tim kelompok umur. Erick Thohir pun memuji pendekatan taktis yang diterapkan oleh John Herdman yang dinilainya memberikan dampak sangat positif bagi permainan tim.
Di sisi lain, tantangan non-teknis masih membayangi persiapan Timnas Indonesia, khususnya terkait pemanggilan pemain yang berkarier di benua Eropa. Salah satu perhatian tertuju pada sosok Justin Hubner. Meskipun namanya masuk dalam daftar 26 pemain yang dipanggil Herdman, bek tangguh tersebut belum juga bergabung dengan rekan-rekannya di tanah air. Erick Thohir menjelaskan bahwa mendatangkan pemain dari klub-klub Eropa di tengah jendela transfer yang masih terbuka bukanlah perkara yang mudah. PSSI saat ini hanya bisa memantau situasi dan berharap proses administratif serta negosiasi berjalan lancar demi memperkuat kedalaman skuad.
Klasemen Kualifikasi Timnas Indonesia dan Langkah PSSI Lanjutkan Program Naturalisasi

Kini, euforia kemenangan atas Kamboja harus segera diakhiri. Fokus Timnas Indonesia langsung dialihkan pada laga berikutnya melawan Timor Leste yang akan digelar di Stadion Chonburi, Thailand, pada Jumat, 31 Juli pukul 17.00 WIB. Pertandingan ini akan menjadi ujian konsistensi berikutnya bagi taktik Herdman sekaligus pembuktian bagi para pemain muda untuk menunjukkan bahwa mereka layak mengisi skuad utama. Perjalanan menuju tangga juara masih sangat panjang, dan laga melawan Kamboja barulah langkah awal dari sebuah kampanye yang menuntut konsentrasi penuh hingga akhir turnamen.






