apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Infrastruktur

Siklus Ambruk Jembatan yang Menyandera Hidup Petani Banyuasin

Andi TobanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 13.55 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Siklus Ambruk Jembatan yang Menyandera Hidup Petani Banyuasin
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Deru mesin sepeda motor yang biasa menyulam pagi di Desa Merah Mata mendadak lenyap. Sejak Rabu malam, 22 Juli 2026, satu-satunya jembatan yang merajut antarpermukiman dan ladang warga hanya tersisa puing beton di tengah sungai. Bagi ratusan kepala keluarga, runtuhnya jembatan bukan sekadar putusnya hubungan fisik, melainkan matinya urat nadi ekonomi yang menghubungkan hasil bumi mereka dengan pasar di Palembang.

Peristiwa nahas itu bermula ketika sebuah ponton pengangkut pasir melintasi alur sungai yang sempit pada malam hari. Tubuh ponton yang besar menghantam tiang jembatan dengan keras, membuat konstruksi yang sudah berkali-kali digerogoti insiden serupa tak mampu bertahan. Warga yang mendengar bunyi runtuhan segera mendatangi lokasi dan mengamankan ponton. Setelah perundingan singkat, pemilik ponton menyatakan siap bertanggung jawab, tetapi belum bisa memastikan kapan pembangunan ulang akan dimulai. Sementara itu, hanya perahu getek kecil yang disediakan untuk menyeberangkan warga鈥攖anpa kendaraan, tanpa muatan panen, hanya tubuh yang bisa melintas.

Baca Juga

Bupati Kediri Lantik 121 Pejabat Baru untuk Isi Jabatan Kosong

Bupati Kediri Lantik 121 Pejabat Baru untuk Isi Jabatan Kosong

Kepala Desa Merah Mata, Septian, mengungkapkan bahwa ini adalah kali ketiga jembatan tersebut ambruk akibat tabrakan ponton pasir. Sungai yang seharusnya menjadi jalur transportasi justru berubah menjadi ancaman permanen karena intensitas ponton pengangkut material tambang yang terus memburu. Pemerintah desa telah berulang kali membawa persoalan ini ke meja pemkab dan DPRD Banyuasin, meminta pengelolaan lalu lintas sungai yang lebih melindungi akses masyarakat. Septian menegaskan warganya sudah jenuh dengan siklus perbaikan yang hanya sementara; mereka mendesak solusi tuntas agar sejarah serupa tidak kembali terulang.

Di pihak lain, Pemerintah Kabupaten Banyuasin menyatakan bahwa pembangunan dan perbaikan jembatan memang menjadi prioritas. Kepala Dinas PUPR Banyuasin, M. Ryan Aditya Saputra, menyebut Jembatan Desa Merah Mata akan dibangun kembali memakai dana APBD karena berulang kali rusak ditabrak. Sementara itu, pemkab baru saja meresmikan jembatan baru di Desa Margo Mulyo sepanjang 60 meter dengan lebar 4 meter, serta memulai pembangunan duplikasi Jembatan Tanah Kering yang akan menghubungkan Kecamatan Pulau Rimau dan Selat Penuguan. Dua proyek itu memamerkan semangat konektivitas daerah, namun kontras dengan realitas jembatan kecil di Merah Mata yang kembali roboh di tengah rencana yang belum juga terwujud.

Baca Juga

KPK Sita Bukti Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru di Unsoed

KPK Sita Bukti Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru di Unsoed

Ketiadaan jembatan memaksa para petani yang baru saja memanen sawit dan karet menunda pengiriman ke kota. Harga yang bergantung pada kecepatan jual terancam merosot. Warga hanya bisa menatap seberang sungai dari atas getek kayu, sementara sepeda motor dan mobil menganggur tanpa suara. Harapan mereka kini tertambat pada janji pembangunan yang lebih kokoh, namun yang lebih penting adalah pengelolaan lalu lintas sungai yang mampu melindungi jembatan dari amukan ponton pasir. Tanpa itu, desa ini akan terus terjebak dalam keheningan setiap kali beton jembatan kembali retak.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Banyuasinjembatan ambrukisolasi desaponton pasirakses putusSumatera Selatan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap