Aktivitas awal pekan warga di sebagian wilayah Jakarta Selatan terganggu akibat pemadaman listrik yang terjadi pada Senin pagi, 3 Agustus 2026. Aliran listrik dilaporkan terputus secara mendadak sejak subuh, sehingga mengganggu persiapan warga yang hendak memulai rutinitas harian mereka. Berdasarkan laporan yang diterima, gangguan pasokan listrik ini mulai dirasakan oleh masyarakat sejak pukul 05.00 WIB.
Pemadaman listrik ini berdampak pada sejumlah kawasan pemukiman yang cukup padat di Jakarta Selatan. Wilayah yang terkonfirmasi mengalami pemadaman ini meliputi daerah Petukangan Utara, Petukangan Selatan, hingga kawasan Tanah Kusir. Karena terjadi pada pagi hari di awal pekan, gangguan ini langsung memicu keluhan dari warga yang tengah bersiap-siap untuk berangkat bekerja maupun mengantar anak-anak sekolah.
Salah seorang warga yang tinggal di kawasan Petukangan Selatan, Ayunda (37), memberikan kesaksian mengenai situasi di lingkungannya. Ayunda menjelaskan bahwa aliran listrik di rumahnya terputus selama kurang lebih satu jam. Menurut keterangannya, pemadaman tersebut dimulai tepat pada pukul 05.00 WIB dan pasokan listrik baru kembali normal setelah mengalir kembali sekitar pukul 06.00 WIB. Meskipun pemadaman berlangsung relatif singkat, jeda satu jam tanpa listrik di pagi hari dinilai sangat mengganggu aktivitas rumah tangga.
KRL Angke鈥揗anggarai Sempat Terganggu akibat Mobil Tertemper di Antara Tanah Abang-Karet

Di lokasi lain, situasi serupa juga dirasakan oleh Riadi (37), seorang warga yang menetap di kawasan Petukangan Utara. Riadi menuturkan bahwa listrik di pemukimannya padam sejak pukul 05.00 WIB. Berbeda dengan wilayah Petukangan Selatan yang sebagian sudah mulai pulih pada pukul 06.00 WIB, aliran listrik di tempat tinggal Riadi masih padam hingga pukul 05.45 WIB. Perbedaan waktu pemulihan ini menunjukkan bahwa penanganan atau dampak kerusakan di setiap titik kemungkinan tidak sama.
Salah satu hal yang disayangkan oleh warga adalah tidak adanya pemberitahuan terlebih dahulu dari pihak PLN mengenai pemadaman listrik ini. Ketiadaan informasi resmi sebelum pemadaman membuat warga tidak sempat melakukan persiapan, seperti menampung air bersih atau mengisi daya perangkat elektronik mereka. Akibatnya, warga terpaksa mencari informasi secara mandiri untuk mengetahui seberapa luas dampak dari gangguan ini.
Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Menurut keterangan Riadi, informasi mengenai cakupan wilayah yang mengalami mati lampu justru diperolehnya melalui grup percakapan warga di lingkungannya. Dari pesan-pesan yang saling dibagikan antar-tetangga tersebut, diketahui bahwa pemadaman listrik tidak hanya terjadi di satu rukun tetangga saja, melainkan meluas hingga ke Petukangan Utara, Petukangan Selatan, dan Tanah Kusir.
Hingga saat ini, penyebab pasti dari pemadaman listrik di tiga kawasan Jakarta Selatan tersebut belum dapat dipastikan secara detail karena tidak adanya rilis pemberitahuan awal dari pihak penyedia layanan listrik. Selain itu, belum ada kepastian apakah seluruh wilayah yang terdampak kini sudah pulih sepenuhnya atau masih ada sebagian warga yang mengalami pemadaman listrik hingga siang hari.






