Bagaimana cara terbaik bagi orang tua untuk mengawasi aktivitas digital anak-anak mereka saat bermain gim tanpa harus bersikap terlalu mengekang? Pertanyaan ini sering kali membayang-bayangi para orang tua yang anaknya gemar menjelajahi dunia virtual. Menjawab kekhawatiran tersebut, platform gim Roblox secara resmi memperkenalkan fitur terbaru bertajuk Family Zone. Inovasi ini dirancang khusus untuk mempererat interaksi antara orang tua dan anak melalui konsep bermain bersama atau co-play, sekaligus memberikan kendali penuh bagi orang tua dalam mengawasi aktivitas bermain anak.
Melalui fitur Family Zone ini, orang tua kini memiliki akses yang lebih mudah dan praktis untuk memantau buah hati mereka. Sistem ini memungkinkan orang tua untuk menautkan akun pribadi mereka secara langsung dengan akun milik anak. Setelah proses penautan selesai, orang tua dapat mengakses dasbor pengaturan khusus yang tersedia langsung dari ponsel pintar mereka masing-masing. Kehadiran dasbor ini menyederhanakan proses pemantauan karena segala kendali kini berada di genggaman tangan orang tua tanpa perlu membuka perangkat anak secara langsung.
Kebebasan yang ditawarkan oleh Family Zone juga mencakup penyesuaian batasan konten. Setiap anak memiliki tingkat kedewasaan dan perkembangan yang berbeda, sehingga Roblox mengizinkan orang tua untuk menetapkan batasan konten yang paling sesuai dengan usia dan tingkat perkembangan masing-masing anak secara individual. Tami Bhaumik, selaku Vice President of Civility & Partnerships di Roblox, menjadi salah satu sosok di balik inisiatif ini yang menekankan pentingnya keamanan dan interaksi positif di dalam platform gim tersebut.
Bakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan Sitaro

Selain kendali orang tua melalui dasbor, Roblox juga memperketat sistem keamanan internalnya dengan menerapkan teknologi verifikasi usia berbasis pengenalan wajah. Sistem ini bekerja dengan memindai wajah pengguna untuk memastikan bahwa mereka ditempatkan pada kategori usia yang tepat di dalam ekosistem Roblox. Untuk menjaga privasi pengguna, pihak Roblox menegaskan bahwa data hasil pemindaian wajah tersebut akan langsung dihapus segera setelah proses verifikasi usia selesai dilakukan. Data tersebut dipastikan tidak akan disimpan, tidak digunakan untuk keperluan penayangan iklan, dan tidak pula dipakai untuk melacak aktivitas pengguna di internet.
Langkah perlindungan ini tidak berhenti pada verifikasi awal saja. Roblox juga menerapkan sistem pemantauan perilaku yang ketat. Apabila sistem mendeteksi adanya pola aktivitas yang tidak wajar atau tidak sesuai dengan profil usia yang terdaftar, platform akan meminta pengguna untuk melakukan proses verifikasi ulang. Pada tahap verifikasi ulang ini, pengguna diwajibkan untuk mengunggah kartu identitas resmi mereka guna membuktikan keabsahan profil mereka. Upaya berlapis ini diharapkan dapat meminimalkan risiko penyalahgunaan akun oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Indosat, Ooredoo, Nokia, dan NVIDIA Berkolaborasi Luncurkan Zankore untuk Bangun Infrastruktur AI

Di samping perkembangan fitur keamanan dari Roblox, industri gim global juga diramaikan oleh berbagai kabar terbaru lainnya. Salah satunya datang dari GameChanger Studio yang telah resmi merilis gim berjudul 1998: The Toll Keeper Story untuk konsol PS5. Sementara itu, bagi para penggemar konsol Nintendo, Mojang Studios telah mengumumkan bahwa versi asli dari gim populer Minecraft untuk Nintendo Switch 2 dijadwalkan akan meluncur pada tanggal 27 Oktober 2026.
Kabar lain juga datang dari Level Infinite yang mengonfirmasi partisipasi mereka dalam ajang pameran Gamescom 2026 di Cologne. Level Infinite akan menempati stan di Hall 6.1 dengan memamerkan jajaran gim terbaru mereka seperti CONTROL Resonant dan Dune: Awakening. Di sisi lain, para gamer juga diimbau untuk tetap waspada terhadap ancaman siber. Laporan terbaru menunjukkan adanya penjahat siber yang memanfaatkan antusiasme pemesanan awal gim GTA VI untuk mencuri data perbankan serta aset kripto milik para korban. Berbagai perkembangan ini menunjukkan bahwa dinamika dunia gim tidak hanya berputar pada peluncuran teknologi baru, tetapi juga pada aspek keamanan digital yang semakin krusial.






