apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Politik

Presiden Prabowo Nyatakan Kesiapan ke Korea Utara untuk Menjadi Perantara Dialog

Togar PanjaitanDiterbitkan 3 Agu 2026 - 18.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Presiden Prabowo Nyatakan Kesiapan ke Korea Utara untuk Menjadi Perantara Dialog
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara terbuka mengungkapkan kesiapan dirinya untuk melakukan perjalanan diplomatik ke Korea Utara. Kesiapan ini disampaikan langsung oleh Presiden Prabowo saat ia memberikan pidato penting di hadapan para anggota Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Pertemuan tersebut diselenggarakan di Istana Negara, Jakarta, pada hari Jumat, 31 Juli 2026. Di hadapan para pelaku usaha tersebut, Presiden menceritakan dinamika politik luar negeri Indonesia serta peran strategis yang dapat dimainkan oleh negara ini di panggung internasional, khususnya dalam menjembatani perdamaian di kawasan.

Dalam pidatonya di Istana Negara, Prabowo mengklaim bahwa dirinya pernah diminta oleh Presiden Korea Selatan

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
, Lee Jae-myung, untuk mengunjungi Korea Utara. Menurut penjelasan Prabowo, Presiden Lee secara khusus meminta dirinya untuk bertindak sebagai perantara atau mediator dialog dengan Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong-un. Permintaan ini menunjukkan kepercayaan pihak Korea Selatan terhadap kapasitas diplomatik Indonesia untuk membantu memfasilitasi komunikasi yang sempat tersumbat dengan pihak Korea Utara, demi meredakan ketegangan di kawasan tersebut.

Pertemuan bilateral antara Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung tersebut telah berlangsung sebelumnya pada tanggal 1 April 2026. Pertemuan penting ini diadakan di Cheong Wa Dae, yang juga dikenal luas dengan sebutan Blue House, Istana Kepresidenan Republik Korea. Di istana kepresidenan yang terletak di Seoul tersebut, kedua pemimpin negara mendiskusikan berbagai isu penting sebelum akhirnya Presiden Lee menyampaikan harapannya agar Presiden Prabowo bersedia melakukan kunjungan ke Korea Utara demi membuka jalur dialog dengan Kim Jong-un.

Baca Juga

Fakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberang Sungai Tripe di Gayo Lues

Fakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberang Sungai Tripe di Gayo Lues

Prabowo, yang saat ini juga menjabat sebagai Ketua Umum Partai Gerindra dan memiliki latar belakang sebagai mantan menteri pertahanan, mendeskripsikan Indonesia dan Korea Selatan sebagai negara kekuatan menengah atau middle power countries. Menurutnya, kedua negara ini memiliki kekhawatiran yang serupa mengenai situasi geopolitik. Ia menegaskan bahwa baik Indonesia maupun Korea Selatan sama-sama berada dalam posisi yang sangat membutuhkan stabilitas dan perdamaian di kawasan agar dapat terus fokus pada pembangunan nasional masing-masing.

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menjelaskan bahwa kesiapan Indonesia untuk berperan aktif dalam diplomasi internasional didukung oleh posisi politik luar negeri yang dianut negara ini. Ia berujar bahwa kebijakan nonblok yang secara konsisten dipertahankan oleh Indonesia membuat posisi negara ini dapat diterima di mana-mana oleh berbagai pihak. Kebijakan nonblok ini dipandang sebagai modal diplomatik yang sangat kuat, karena memungkinkan Indonesia untuk berkomunikasi secara fleksibel dan netral dengan negara-negara lain tanpa dicurigai memihak pada salah satu kubu kekuatan global.

Baca Juga

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Tunggal Bank BCA di Tengah Deflasi Nasional

Robert Budi Hartono Jadi Pengendali Tunggal Bank BCA di Tengah Deflasi Nasional

Dalam kesempatan yang sama, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia senantiasa menghormati semua kekuatan besar yang ada di dunia saat ini. Sikap hormat tersebut ditunjukkan Indonesia kepada berbagai negara berpengaruh, mulai dari Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia, Jepang, India, hingga Australia. Selain menghormati kekuatan-kekuatan besar tersebut, Prabowo juga menekankan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis dengan negara tetangga dekat. Hal ini dibuktikan dengan hubungan baik yang terus dijaga oleh Indonesia dengan negara tetangganya, Papua Nugini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantodiplomasiKorea SelatanKim Jong UnKorea UtaraLee Jae-myung

Berita Terbaru Lainnya

Pemerintah Tetapkan Harga Acuan Batu Bara Periode Agustus 2026, Kalori Tinggi Turun Jadi US$ 124,44 per TonMeluruskan Kekeliruan Peringatan Boyfriend Day, 3 Agustus atau 3 Oktober?BPS Catat Inflasi Tahunan Juli 2026 Sebesar 2,88 PersenJadwal Siaran Langsung Semifinal Piala Presiden 2026, Persib vs Persija dan Persebaya vs Arema FCFakta di Balik Video Viral Siswa Menyeberang Sungai Tripe di Gayo LuesRobert Budi Hartono Jadi Pengendali Tunggal Bank BCA di Tengah Deflasi NasionalAktor Senior Diding Boneng Meninggal Dunia Setelah Berjuang Melawan Stroke dan AsmaSuara Tangis di Balik Semak, Warga Gunungkidul Temukan Bayi di Dalam Tas

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AITeknologi 路 29 Jul 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap