Persaingan di Grup B Piala Presiden 2026 resmi bergulir di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Minggu, 26 Juli 2026. Laga pembuka ini langsung menyajikan drama menarik, mulai dari ketangguhan sang juara bertahan Port FC hingga debut pahit Shin Tae-yong bersama Persija Jakarta. Dua pertandingan yang tersaji berhasil memetakan kekuatan awal grup ini, dengan Port FC dan Persebaya Surabaya sukses mengamankan poin penuh pada laga perdana mereka.
Laga pertama mempertemukan wakil Sumatra, PSMS Medan, dengan raksasa Thailand, Port FC. Bertindak sebagai juara bertahan, Port FC di bawah asuhan pelatih Sarawut Treephan langsung menunjukkan dominasi sejak sepak mula. Menggunakan formasi 4-2-3-1 dengan mempercayakan lini belakang kepada duet Kaka Mendes dan Peeradon Chamratsamee, tim tamu tampil sangat dominan dalam penguasaan bola. Dominasi ini membuahkan hasil cepat ketika gelandang asal Jepang, Noboru Shimura, berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-16 untuk membawa Port FC unggul 1-0.
Di sisi lain, PSMS Medan yang dinakhodai Eko Purjianto tampak kesulitan keluar dari tekanan. Formasi serupa yang diterapkan Eko dengan menempatkan Farhan Rahman sebagai ujung tombak tunggal gagal berkembang akibat minimnya pasokan bola. Upaya kiper Muhammad Natshir serta duet bek Angelo Meneses dan Hutagalung untuk menahan gempuran akhirnya runtuh kembali pada babak kedua. Menit ke-53, bek sayap kiri Issam Al Sabhi menggandakan keunggulan Port FC menjadi 2-0 setelah memaksimalkan umpan matang dari Lucas Tocantins. Skor ini bertahan hingga laga usai, menegaskan kelas Port FC di turnamen pramusim ini.
Bupati Kediri Lantik 121 Pejabat Baru untuk Isi Jabatan Kosong

Kejutan dan ketegangan berlanjut pada pertandingan kedua yang mempertemukan Persebaya Surabaya melawan Persija Jakarta. Laga klasik ini menjadi sorotan tajam karena menandai debut Shin Tae-yong sebagai juru taktik anyar Macan Kemayoran. Namun, debut mantan pelatih Tim Nasional Indonesia itu berakhir antiklimaks. Gawang Persija justru bobol akibat gol bunuh diri bek mereka sendiri, Radovan Pankov, pada menit ke-63. Gol tunggal tersebut sudah cukup bagi Bajul Ijo untuk mengamankan kemenangan tipis 1-0 di hadapan pendukungnya sendiri.
Kemenangan ini menjadi angin segar bagi pelatih Persebaya, Bernardo Tavares. Sebelum turnamen ini dimulai, performa Bajul Ijo sempat diragukan setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan PSIS Semarang dalam laga uji coba terakhir. Keberhasilan meredam taktik Shin Tae-yong membuktikan bahwa evaluasi Tavares berjalan efektif. Hasil ini sekaligus menempatkan Persebaya di posisi kedua klasemen sementara Grup B dengan koleksi tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Port FC yang memuncaki takhta sementara.
KPK Sita Bukti Pengondisian Penerimaan Mahasiswa Baru di Unsoed

Bagi para pencinta sepak bola nasional yang ingin terus mengawal ketatnya persaingan Piala Presiden 2026, seluruh jalannya pertandingan dapat disaksikan secara gratis melalui siaran langsung Indosiar. Selain itu, layanan live streaming juga tersedia di platform Vidio dengan paket berlangganan yang telah ditentukan. Dengan persaingan yang langsung memanas sejak hari pertama, laga-laga berikutnya di Grup B dipastikan akan berjalan semakin sengit.






