Penyelidikan atas kematian misterius Sutrimo di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, kini menghadapi jalan berliku. Aparat kepolisian harus berkejaran dengan waktu guna mengumpulkan petunjuk di tengah kondisi tempat kejadian perkara (TKP) yang telah terkontaminasi. Sutrimo, yang ditemukan tak sadarkan diri di halaman Klinik Mordent beberapa hari lalu, dinyatakan meninggal dunia saat tiba di rumah sakit. Kini, polisi memfokuskan pencarian bukti pada rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian untuk merangkai kronologi peristiwa.
Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan, AKBP Iskandarsyah, mengungkapkan bahwa rusaknya kondisi TKP menjadi kendala utama bagi tim penyidik. Sejak korban ditemukan pada Kamis (23/7) silam, lokasi tersebut tetap diakses oleh publik sehingga banyak jejak fisik yang kemungkinan besar telah hilang atau bergeser. Oleh karena itu, penyidik mengalihkan fokus pada bukti-bukti digital dan keterangan para saksi yang berada di sekitar klinik saat peristiwa itu terjadi.








