apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Pendidikan

Peta Jalan Menuju 500 Sekolah Rakyat, Menjangkau Anak Miskin Ekstrem

Andi TobanDiterbitkan 26 Jul 2026 - 13.15 · 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Peta Jalan Menuju 500 Sekolah Rakyat, Menjangkau Anak Miskin Ekstrem
Foto/Ilustrasi: Tempo
A-A+

Pemerintahan Prabowo Subianto mematok sasaran jangka panjang yang ambisius: menghadirkan 500 Sekolah Rakyat di seluruh pelosok Indonesia pada 2029. Sasaran ini tidak sekadar deret angka statistik, melainkan komitmen untuk memutus mata rantai kemiskinan melalui pendidikan berasrama gratis yang menyasar keluarga paling rentan. Hingga pertengahan 2026, sudah 166 sekolah berdiri, dan kini 182 titik baru disiapkan untuk tahun ajaran mendatang. Anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem perlahan mulai memiliki alamat harapan.

Cetak biru penambahan 182 titik itu membawa warna baru dalam lanskap pendidikan inklusif. Deputi Bidang Kemitraan dan Hubungan Media Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Kurnia Ramadhana, memerinci bahwa di dalamnya terdapat 93 sekolah permanen yang siap beroperasi, 81 sekolah rintisan tetap yang statusnya ditingkatkan, serta 85 sekolah rintisan murni yang baru dibangun. Komposisi ini menunjukkan bahwa pemerintah tidak hanya mendirikan unit baru, tetapi juga memperkuat pondasi yang sudah ada agar setiap rupiah dari anggaran negara bekerja lebih maksimal.

Baca Juga

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Data Kementerian Sosial per 17 Juli 2026 memperlihatkan wajah program ini di lapangan: 166 Sekolah Rakyat rintisan yang sudah beroperasi pada tahun ajaran 2025/2026 telah menampung 14.776 peserta didik. Mereka tersebar di 141 kabupaten dan kota di 34 provinsi, merajut keberagaman Indonesia di bawah satu atap asrama. Dengan hadirnya 182 titik baru, pemerintah menargetkan tambahan 28.568 murid pada 2026/2027, yang terdiri dari 6.305 siswa SD, 11.186 siswa SMP, dan 11.077 siswa SMA. Jika digabung dengan siswa eksisting, total sementara peserta didik di seluruh Sekolah Rakyat menembus angka 43.344 anak.

Ekspansi tidak berhenti sampai di situ. Pada periode 2027–2028, pemerintah merencanakan penambahan 100 hingga 200 unit per tahun. Laju ini akan mencapai puncaknya pada 2029, ketika 500 Sekolah Rakyat ditargetkan beroperasi di 38 provinsi dan 416 kabupaten/kota. Kurnia menekankan bahwa setiap tahap akan diukur dampaknya secara jangka menengah dan panjang. “Pemerintah terus mengukur dampak jangka menengah dan panjang dari program ini,” ujarnya, menegaskan bahwa besar-besaran proyek ini harus berbanding lurus dengan mutu dan daya ubah yang dihasilkan.

Baca Juga

Kabinet Prabowo Subianto Diisi Sejumlah Menteri Era Jokowi, Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan

Kabinet Prabowo Subianto Diisi Sejumlah Menteri Era Jokowi, Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan

Sekolah Rakyat lahir dari filosofi bahwa kemiskinan bukan kutukan abadi. Model asrama memungkinkan anak-anak tidak sekadar mengecap pelajaran, tetapi juga memperoleh gizi, tempat tinggal, dan pendampingan yang kerap absen di lingkungan asal mereka. Intervensi penuh semacam ini diyakini menjadi elevator sosial yang bisa mengangkat generasi penerus dari jurang kemiskinan struktural. Pemerintah berjanji akan menjadikan evaluasi berkala sebagai napas program, agar setiap tambahan unit bukan sekadar seremoni pembangunan, melainkan jembatan nyata menuju masa depan yang lebih setara.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoSekolah Rakyatkemiskinan ekstrempendidikan gratissekolah berasramaprogram pemerintah

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap