Timnas Indonesia U-23 tengah mematangkan persiapan demi mempertahankan medali emas pada ajang SEA Games 2025 yang akan diselenggarakan di Thailand. Sebagai juara bertahan dari edisi sebelumnya di Kamboja pada tahun 2023, skuad Garuda Muda memikul ekspektasi besar untuk kembali naik ke podium tertinggi. Turnamen olahraga multi-cabang edisi ke-33 ini dijadwalkan berlangsung dari tanggal 9 hingga 20 Desember 2025, sementara cabang olahraga sepak bola putra akan bergulir lebih awal mulai tanggal 3 hingga 18 Desember 2025.
Bagi Thailand, ini merupakan kali ketujuh mereka bertindak sebagai tuan rumah pesta olahraga Asia Tenggara tersebut. Panitia awalnya menetapkan tiga lokasi utama untuk menyelenggarakan berbagai cabang olahraga, yaitu Bangkok, Chonburi, dan Songkhla. Namun, bencana banjir yang melanda wilayah Songkhla memaksa relokasi sejumlah pertandingan ke Bangkok dan Chonburi. Sebagai salah satu kota penyelenggara utama, Bangkok sendiri memiliki rekam jejak panjang karena sebelumnya pernah menjadi tuan rumah SEA Games pada tahun 1959, 1967, 1975, dan 1985.
Jadwal Turnamen Bulu Tangkis BWF 2025-2026 dan Agenda Skuad Indonesia

Langkah awal persiapan Timnas Indonesia menghadapi SEA Games 2025 telah dirancang secara intensif oleh pelatih Indra Sjafri. Sepanjang bulan Oktober dan November 2025, tim nasional telah merampungkan dua sesi pemusatan latihan di Jakarta. Persiapan tersebut juga diperkuat dengan empat pertandingan uji coba melawan India U-23 dan Mali U-22. Dari proses seleksi ini, Indra Sjafri menetapkan 23 nama pemain yang dibawa ke Thailand. Skuad kali ini diperkuat oleh tiga pemain diaspora yang merumput di Liga Belanda, yaitu Ivar Jenner (FC Utrecht), Dion Markx (TOP Oss), dan Mauro Zijlstra (FC Volendam). Namun, timnas harus kehilangan Marselino Ferdinan akibat cedera hamstring saat membela klubnya, AS Trencin di Slovakia, sehingga posisinya digantikan oleh Rifqi Ray Farandi dari Persik Kediri.
Perubahan peta persaingan sempat terjadi akibat mundurnya Kamboja dari turnamen. Hal ini berdampak pada restrukturisasi jadwal dan pembagian grup, di mana Singapura dipindahkan ke Grup A. Indonesia sendiri tetap berada di Grup C bersama Filipina dan Myanmar, dengan seluruh pertandingan fase grup ini akan dimainkan di Stadion 700 Anniversary of Chiang Mai. Terkait laga pembuka melawan Filipina, terdapat perbedaan laporan mengenai tanggal pertandingan. Satu sumber menyebutkan laga perdana ini dijadwalkan pada Senin, 8 Desember 2025 pukul 18.00 WIB, sedangkan sumber lain melaporkan laga tersebut dimainkan pada Senin, 7 Desember 2025 pada jam yang sama. Pertemuan terakhir kedua tim di Piala AFF U-23 2025 berakhir dengan kemenangan tipis Indonesia 1-0 melalui gol bunuh diri Jaime Rosquillo.
Proses Naturalisasi Kevin Diks, Target PSSI dan Rekam Jejak Sang Bek FC Copenhagen

Setelah menghadapi Filipina, Indonesia dijadwalkan bertanding melawan Myanmar pada Jumat, 12 Desember 2025 pukul 18.00 WIB. Mengingat format turnamen hanya meloloskan tiga juara grup dan satu runner-up terbaik ke babak semifinal, Indonesia wajib mengamankan posisi puncak grup agar bisa melaju langsung ke fase gugur. Babak semifinal sendiri dijadwalkan berlangsung pada 15 Desember 2025, disusul dengan laga perebutan medali perunggu dan emas pada 18 Desember 2025. Bagi para pendukung di tanah air, seluruh perjuangan skuad asuhan Indra Sjafri ini dapat disaksikan melalui siaran langsung di RCTI, iNews TV, serta platform streaming Vision+ di bawah naungan MNC Group.






