Federasi sepak bola Indonesia tengah berkejaran dengan waktu untuk merampungkan berkas administrasi pemain keturunan baru. Harapan besar kini digantungkan pada proses naturalisasi kevin diks pssi agar sang pemain bisa segera mengenakan seragam Merah Putih. Langkah ini semakin nyata setelah Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, secara resmi menyambut kedatangan sang pemain bertahan melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Sabtu, 12 Oktober 2024. Unggahan tersebut bahkan langsung mendapat respons antusias dari penjaga gawang Timnas, Maarten Paes, yang menuliskan komentar singkat, "Finally".
Pemain yang kini memperkuat klub asal Denmark, FC Copenhagen, tersebut memiliki nama lengkap Kevin Diks Bakarbessy. Ia lahir di Apeldoorn, Belanda, pada 6 Oktober 1996. Garis keturunan Indonesianya berasal dari sang ibu, Natasja Dik Bakarbessy, yang memiliki asal-usul dari Ambon, Maluku. Secara spesifik, nama belakang Bakarbessy merupakan marga yang berasal dari wilayah Waai, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Hubungan darah dari kakek dan nenek dari pihak ibunya inilah yang membuat Kevin memenuhi syarat secara hukum untuk menjalani proses perpindahan kewarganegaraan demi membela Timnas Indonesia.
Sebelum proses ini berjalan resmi, komunikasi antara kedua belah pihak sudah terjalin cukup lama. Kepada media asal Denmark, Bold, Kevin Diks mengaku bahwa PSSI pertama kali menghubunginya melalui agennya. Pemain yang memulai karier sepak bolanya di akademi VIOS Vaassen pada 2002 ini memiliki rekam jejak panjang di Eropa. Setelah menimba ilmu di akademi Vitesse dari 2005 hingga 2014, ia melakoni debut profesional bersama tim utama Vitesse pada musim 2014-2015. Kariernya berlanjut ke klub Serie A Italia, Fiorentina, pada musim 2016-2017, sebelum akhirnya menjalani beberapa masa pinjaman ke Feyenoord, Empoli, dan Aarhus GF. Saat dipinjamkan ke Feyenoord, ia sukses meraih gelar Piala Super Belanda pada 2018 serta Piala Belanda pada musim 2017-2018.
Upaya Peningkatan Standar Stadion Sepak Bola Nasional demi Target Piala Dunia

Kematangan bermain Kevin Diks kian terbukti saat ia bergabung dengan FC Copenhagen pada musim 2021-2022. Bersama klub papan atas Denmark tersebut, ia telah mencatatkan 144 penampilan, mencetak 16 gol, dan menyumbang 18 assist. Ia juga turut membantu FC Copenhagen merengkuh dua gelar juara Liga Denmark pada musim 2021-2022 dan 2022-2023, serta satu trofi Piala Denmark pada musim 2022-2023. Pengalaman bermain di level tertinggi Eropa inilah yang membuat kehadirannya sangat dinantikan untuk memperkuat lini pertahanan skuad Garuda.
PSSI menargetkan untuk menyelesaikan seluruh proses administrasi ini dalam waktu satu minggu. Pihak federasi menaruh harapan besar agar Kevin Diks sudah bisa diturunkan saat Timnas Indonesia menghadapi Arab Saudi pada pertandingan tanggal 19 November mendatang. Untuk merealisasikan target tersebut, proses ini harus melewati persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat, khususnya Komisi X yang saat ini dipimpin oleh Hetifah Sjaifudian. Kendati waktu yang tersedia cukup sempit, PSSI tetap mengupayakan agar seluruh tahapan birokrasi berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Mengenal Zona Lari 1 dan 2, Apa Manfaatnya untuk Latihan?

Di sisi lain, pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, terus mematangkan persiapan tim di luar proses administrasi Kevin Diks. Shin Tae-yong menyatakan bahwa sebanyak 27 pemain telah mengonfirmasi kehadiran mereka untuk mengikuti pemusatan latihan. Kabar baik juga datang dari lini pertahanan dengan kepastian hadirnya Mees Hilgers yang tetap berkomitmen datang ke pemusatan latihan meskipun sebelumnya sempat dilaporkan mengalami cedera. Kehadiran para pemain ini, ditambah potensi bergabungnya Kevin Diks, diharapkan mampu memperkuat kedalaman skuad Indonesia dalam menghadapi laga-laga krusial di tingkat internasional.






