PT Pertamina Patra Niaga secara aktif terus memberikan dukungan penuh terhadap program pemerintah dalam menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi agar lebih tepat sasaran. Salah satu wujud nyata dari dukungan ini adalah penerapan kebijakan pembelian BBM jenis Pertalite dengan menggunakan QR Code. Melalui program ini, diharapkan pendistribusian BBM bersubsidi dapat lebih terpantau dengan baik, sehingga alokasi energi bersubsidi dari negara benar-benar dapat dinikmati oleh masyarakat yang memang berhak menerimanya.
Saat ini, langkah penyaluran subsidi tepat sasaran tersebut tengah memasuki babak baru yang difokuskan pada proses pendaftaran kendaraan. Langkah pendaftaran QR Code Pertalite ini dilakukan secara bertahap untuk 14 wilayah di Indonesia. Kebijakan pendaftaran ini dirancang secara khusus untuk kendaraan roda empat, sehingga para pemilik mobil di wilayah-wilayah tersebut diharapkan dapat segera berpartisipasi guna mendukung kelancaran program penyaluran subsidi energi ini.
Proses pendaftaran ini dibagi ke dalam beberapa tahapan pelaksanaan guna memastikan sistem berjalan dengan optimal. Untuk pendaftaran Tahap 1, pihak penyelenggara menargetkan tingkat penyelesaian pendaftaran dapat mencapai angka 100 persen sepenuhnya pada akhir bulan September 2024. Setelah tahap awal tersebut selesai dilaksanakan, pendaftaran Tahap 2 direncanakan akan segera menyusul dan dijadwalkan paling cepat akan berlangsung pada periode bulan Oktober hingga November 2024.
Investasi RI Melesat 6,67%, Ekonom Soroti Peran MBG dan KDMP

Antusiasme pemilik kendaraan dalam menyukseskan program subsidi tepat sasaran ini menunjukkan perkembangan yang sangat positif. Berdasarkan laporan data terbaru, jumlah pendaftar yang telah melalui proses verifikasi dan berhasil mendapatkan QR Code kini telah menembus angka 3,9 juta pengguna. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan berjalannya sosialisasi dan pendaftaran yang terus dibuka untuk masyarakat luas.
Bagi masyarakat pemilik kendaraan roda empat yang ingin mendaftarkan kendaraannya, proses registrasi dapat diakses secara mudah melalui jaringan internet. Pendataan dan pendaftaran pengguna BBM subsidi ini dilakukan secara online melalui alamat situs resmi yang telah disiapkan, yaitu www.subsiditepat.mypertamina.id. Melalui situs tersebut, pemilik kendaraan dapat mengisi formulir dan mengikuti langkah-langkah pendaftaran yang sudah ditentukan.
Untuk memastikan proses verifikasi berjalan dengan lancar tanpa hambatan, para pendaftar diwajibkan untuk mempersiapkan beberapa dokumen persyaratan terlebih dahulu. Dokumen-dokumen penting yang harus disiapkan untuk diunggah ke dalam sistem meliputi foto Kartu Tanda Penduduk (KTP), foto diri atau swafoto, serta foto Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) baik untuk bagian tampak depan maupun tampak belakang.
Pendaftaran QR Code Pertalite Tahap Satu Ditargetkan Rampung Akhir September 2024

Selain dokumen identitas diri dan surat kendaraan, pendaftar juga harus menyertakan kelengkapan visual dari kendaraan yang didaftarkan. Dokumen tersebut meliputi foto kendaraan yang memperlihatkan kondisi fisik kendaraan secara keseluruhan, serta foto kendaraan tampak depan yang menunjukkan pelat nomor polisi dengan sangat jelas. Bagi para pemilik kendaraan yang menggunakan KIR, mereka juga diwajibkan untuk melampirkan foto KIR sebagai salah satu syarat verifikasi tambahan dalam pendaftaran tersebut.
Melalui seluruh rangkaian pendaftaran dan verifikasi ini, PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk terus mengawal penyaluran BBM bersubsidi secara ketat dan transparan. Dukungan aktif dari masyarakat, khususnya pemilik kendaraan roda empat, dalam melakukan pendaftaran QR Code ini menjadi kunci utama agar program BBM subsidi tepat sasaran dapat terwujud dengan sukses di seluruh wilayah tanah air.






