Bagaimanakah sebenarnya pencapaian dan hasil wakil indonesia bwf world tour dalam beberapa edisi terakhir turnamen penutup musim ini? Pertanyaan ini kerap muncul di kalangan pencinta bulu tangkis tanah air yang mengharapkan adanya gelar juara baru. Sepanjang sejarah gelaran turnamen ini, tim Merah Putih tercatat baru mengoleksi satu gelar juara yang diraih oleh pasangan ganda putra Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada edisi tahun 2019. Dalam beberapa edisi berikutnya, para pebulu tangkis Indonesia harus berjuang keras menghadapi dominasi kekuatan dunia, terutama dari negara seperti Cina.
Mundur ke edisi 2022 yang diselenggarakan di Nimibutr Arena, Bangkok, Thailand, pada Minggu, 11 Desember 2022, Indonesia berhasil mengirimkan dua wakilnya ke babak final. Namun, hasil akhir belum berpihak pada skuad Garuda karena kedua wakil tersebut harus puas menjadi runner-up. Anthony Sinisuka Ginting tak berkutik di hadapan tunggal putra Denmark, Viktor Axelsen, sementara duet senior Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan ditundukkan oleh pasangan Cina, Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi. Pada edisi ini, Cina mendominasi dengan menyabet tiga gelar juara, termasuk dari sektor ganda putri lewat Chen Qing Chen/Jia Yi Fan dan ganda campuran melalui Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong. Padahal, Cina sempat absen pada edisi 2020 dan 2021 karena aturan pencegahan Covid-19 di negara mereka. Adapun gelar tunggal putri diraih oleh Akane Yamaguchi asal Jepang.
Xavi Hernandez Resmi Ditunjuk sebagai Pelatih Timnas Belanda

Berlanjut ke edisi berikutnya, persaingan sengit kembali tersaji di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium. Pada turnamen tahun 2023, Indonesia meloloskan enam wakil, tetapi hanya dua yang berhasil menembus babak semifinal. Mereka adalah ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto serta tunggal putra Jonatan Christie. Langkah Fajar/Rian, yang melaju sebagai juara Grup A, dihentikan oleh pasangan tuan rumah Liang Weikeng/Wang Chang melalui pertarungan ketat tiga gim dengan skor 20-22, 21-12, dan 16-21 pada 16 Desember 2023. Di sektor tunggal putra, Jonatan Christie juga harus mengakui keunggulan wakil Cina lainnya, Shi Yuqi, yang mengalahkannya di babak semifinal.
Tantangan berat bagi skuad Merah Putih berlanjut pada edisi 2025 yang juga berlangsung di Hangzhou Olympic Sports Centre Gymnasium. Pada pertandingan pertama fase grup yang digelar hari Rabu, 17 Desember, hasil kurang memuaskan kembali didapatkan oleh para wakil Indonesia. Jonatan Christie yang bermain di Grup A harus mengakui keunggulan tunggal putra Thailand, Kunlavut Vitidsarn, dalam laga straight game dengan skor 10-21 dan 14-21. Hasil serupa juga dialami oleh tunggal putri Putri Kusuma Wardani yang takluk dari pemain nomor satu dunia asal Korea Selatan, An Se Young, lewat duel tiga gim 16-21, 21-8, dan 8-21. Di sektor ganda campuran, pasangan Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu juga harus menyerah dua gim langsung dari pasangan Cina, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping.
Persiapan Timnas Indonesia Menghadapi SEA Games 2025 di Thailand

Rentetan pertandingan dari tahun 2022 hingga laga pembuka tahun 2025 ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di level tertinggi bulu tangkis dunia. Meskipun para atlet Indonesia terus berjuang meloloskan diri ke turnamen penutup tahun ini, konsistensi untuk merebut podium tertinggi masih menjadi pekerjaan rumah yang besar bagi tim kepelatihan dan para pemain.






