apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/News

Pemerintah Siapkan Satgas dan Modifikasi Cuaca Hadapi Siklus El Nino yang Datang Lebih Cepat

Parlin SinagaDiterbitkan 29 Jul 2026 - 07.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Siapkan Satgas dan Modifikasi Cuaca Hadapi Siklus El Nino yang Datang Lebih Cepat
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah menteri dan kepala lembaga ke Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Selasa (28/7). Pertemuan tersebut digelar secara khusus untuk membahas langkah-langkah antisipasi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta fenomena iklim El Nino.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menjelaskan bahwa berdasarkan prediksi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
BMKG
), siklus El Nino diperkirakan akan terjadi lebih cepat dari perkiraan semula. Biasanya, siklus El Nino terjadi setiap empat tahun sekali, sebagaimana yang tercatat pada tahun 2015, 2019, dan 2023. Fenomena ini awalnya diprediksi baru akan kembali terjadi pada tahun 2027, namun BMKG memproyeksikan pergeseran siklus sehingga kekeringan tersebut akan melanda pada tahun ini. Dampaknya, masa kekeringan diperkirakan akan datang lebih cepat dan berlangsung lebih lama.

Pemerintah memberikan perhatian serius pada dampak karhutla karena dapat memicu masalah kesehatan masyarakat, seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Selain itu, karhutla juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi nasional akibat penutupan fasilitas umum seperti bandara, sekolah, hingga berhentinya aktivitas di pusat-pusat perekonomian.

Baca Juga

Diler Belum Banyak, Bisakah Pemilik Mobil Lepas Servis di Bengkel Chery Group?

Diler Belum Banyak, Bisakah Pemilik Mobil Lepas Servis di Bengkel Chery Group?

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menyatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan sejumlah langkah mitigasi untuk mengantisipasi musim kemarau yang berbarengan dengan El Nino. Salah satu fokus utama adalah memastikan kesiapan sumber daya air dengan menjaga volume air di bendungan dan waduk agar tetap mencukupi kebutuhan air bersih. Merujuk pada data Kementerian Pekerjaan Umum, neraca air nasional saat ini dilaporkan masih memadai dan stok pangan nasional berada dalam kondisi aman.

Dalam memetakan wilayah rawan karhutla, AHY mengidentifikasi beberapa provinsi yang kerap memunculkan titik api (hotspot), yaitu Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan. Guna mengatasi potensi kebakaran di wilayah-wilayah tersebut, pemerintah menyiapkan Satgas Darat dan Satgas Udara, serta terus melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC).

Sementara itu, Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani menyampaikan bahwa kondisi El Nino saat ini telah masuk dalam kategori kuat. Secara teknis, fenomena El Nino dinyatakan aktif apabila suhu permukaan laut di Samudra Pasifik meningkat lebih dari 0,5 derajat Celsius di atas kondisi normal. Untuk mencegah kebakaran di wilayah rawan, BMKG bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) akan menjalankan operasi modifikasi cuaca guna menjenuhkan tanah gambut agar tidak mudah terbakar.

Baca Juga

Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan Semikonduktor

Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan Semikonduktor

Selain fokus pada lahan gambut, BMKG juga merencanakan operasi modifikasi cuaca secara situasional di Jakarta. Hal ini dilakukan karena ketiadaan hujan selama dua hingga tiga minggu di ibu kota dapat menurunkan kualitas udara secara signifikan. Operasi ini akan dilakukan dengan catatan apabila pertumbuhan awan potensial masih terdeteksi di langit Jakarta.

Sebagai langkah antisipasi di wilayah perkotaan, BMKG berkolaborasi dengan BPBD DKI Jakarta untuk memasang ground-based generator di beberapa gedung tinggi di Jakarta. Alat ini berfungsi melepaskan uap air atau flare guna memicu turunnya hujan ketika terdapat awan yang dinilai potensial untuk menghasilkan hujan di atas Jakarta.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoEl NinoBMKGKarhutlaAHYRaja Juli Antoni

Berita Terbaru Lainnya

Diler Belum Banyak, Bisakah Pemilik Mobil Lepas Servis di Bengkel Chery Group?Indeks KOSPI Korea Selatan Anjlok Hampir 11 Persen, Dipicu Kekhawatiran Sektor AI dan SemikonduktorKekeringan di Gunungkidul, Warga Dusun Kemesu Terpaksa Jual Ternak demi Beli Air BersihMilkLife Archery Challenge Kejurnas Junior 2026 Diacungi Jempol, Fasilitas Supersoccer Arena Kudus Berstandar InternasionalIHSG Diproyeksi Melemah, Pasar Masih Menanti Kepastian Gubernur Bank Indonesia DefinitifMenakar Peran Danantara di KSSK, Ikut Rapat Koordinasi, tetapi Tanpa Hak SuaraMengapa Pemerintah Pastikan Harga BBM dan LPG Subsidi Tidak Naik? Ini PenjelasannyaGubernur BI Mundur, Purbaya Jamin Kebijakan KSSK Tetap Solid dan Ramah Pasar

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap