Pemerintah Diminta Gandeng Produsen Lokal untuk Garap Motor Listrik Nasional

Parlin SinagaPublished 27 Jul 2026 - 08.020 Reads
Bagikan WhatsAppX
Pemerintah Diminta Gandeng Produsen Lokal untuk Garap Motor Listrik Nasional
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Rencana besar Presiden Prabowo Subianto untuk meluncurkan sepeda motor listrik nasional dalam waktu dekat memicu harapan baru sekaligus tantangan nyata bagi industri otomotif hijau di tanah air. Ambisi ini dinilai menjadi momentum krusial untuk membangkitkan kembali gairah pasar kendaraan roda dua ramah lingkungan yang belakangan ini cenderung berjalan di tempat. Kendati demikian, para pelaku industri mengingatkan agar proyek nasional ini tidak mengabaikan ekosistem lokal yang sebenarnya sudah mulai tumbuh dan memiliki kapasitas produksi yang memadai.

Sinyal kuat mengenai kehadiran motor listrik nasional ini sebelumnya diembuskan oleh Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Kepresidenan. Ia mengisyaratkan bahwa peluncuran kendaraan roda dua murni karya anak bangsa tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat. Menanggapi kabar tersebut, Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) menyambut positif langkah strategis pemerintah. Meski demikian, Ketua Umum Aismoli, Budi Setiyadi, memilih bersikap hati-hati dan menekankan pentingnya kejelasan arah kebijakan agar inisiatif ini benar-benar berdampak positif bagi industri lokal yang sudah ada.

Also Read

Indonesia Optimistis Pertahankan Posisi Emerging Market Lewat Reformasi Bursa

Budi berpendapat bahwa pemerintah sebaiknya mengoptimalkan pelaku industri lokal yang saat ini sedang berkembang. Indonesia tidak perlu memulai segalanya dari nol karena kapasitas produksi pabrikan dalam negeri saat ini sudah sangat mumpuni. Ia mencontohkan keberadaan Gesits, merek motor listrik milik BUMN yang sudah memiliki nama, serta merek-merek swasta lokal seperti Polytron dan Selis. Penguatan dan kolaborasi dengan merek-merek yang sudah eksis ini dinilai jauh lebih realistis dan efisien untuk mempercepat adopsi kendaraan listrik secara nasional.

Selain memprioritaskan produsen lokal, proyek motor listrik nasional ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak bagi industri komponen pendukung di dalam negeri. Hal ini berkaitan erat dengan pemenuhan nilai Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus didorong oleh pemerintah. Aismoli berharap komponen lokal dapat mendominasi pembuatan motor nasional tersebut. Meskipun saat ini sel inti baterai masih harus diimpor, proses perakitan dan pengemasan baterai sudah bisa dikerjakan secara lokal, yang membuktikan kesiapan rantai pasok domestik.

Also Read

Kolaborasi Warga Karawang dan BRI Tanam Puluhan Ribu Mangrove demi Cegah Abrasi

Kehadiran program motor nasional ini juga diharapkan mampu memecah kebuntuan pasar motor listrik yang mengalami kelesuan dalam setahun terakhir. Ketidakpastian mengenai keberlanjutan program subsidi atau insentif membuat calon konsumen memilih untuk menunda pembelian, yang berdampak langsung pada penurunan volume penjualan pabrikan. Oleh karena itu, Aismoli mendesak pemerintah untuk segera menetapkan arah kebijakan yang pasti dan jangka panjang agar para produsen dapat merencanakan kapasitas produksi mereka dengan matang tanpa diselimuti keraguan.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca