apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Sosial

Pelindung Rimba yang Membangun Rumah untuk Korban Bencana

Domu TobingDiterbitkan 26 Jul 2026 - 10.15 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Pelindung Rimba yang Membangun Rumah untuk Korban Bencana
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Di Desa Sekumur, Aceh Tamiang, delapan unit rumah sederhana berdiri segar di atas lahan yang sebelumnya menjadi saksi amukan banjir dan longsor. Aroma cat dinding dan kayu yang masih baru menyatu dengan udara pagi. Yang membuat rumah-rumah itu istimewa bukan sekadar fungsinya sebagai hunian tetap bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, melainkan siapa yang membangunnya: para polisi hutan. Mereka adalah para penjaga rimba yang sehari-hari berpatroli di kawasan konservasi, tetapi kini meninggalkan jejak tangan di dinding-dinding permukiman warga sebagai wujud solidaritas tanpa batas.

Musibah menerjang Desa Sekumur, Kecamatan Sekerak, belum lama berselang. Air bah dan material longsor merenggut banyak hal, termasuk rumah-rumah warga yang rata dengan tanah. Di tengah upaya pemulihan yang kerap berjalan lambat, kehadiran para personel polisi kehutanan dari seluruh Indonesia menjadi titik terang yang tak terduga. Mereka datang tidak dengan seragam tempur atau peralatan penegakan hukum, melainkan dengan semangat gotong royong dan dana yang dikumpulkan dari kantong sendiri鈥攕ebuah urunan yang menghubungkan Aceh dengan ujung timur negeri.

Langkah ini digerakkan oleh Direktorat Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan Kementerian Kehutanan bersama Ikatan Polisi Kehutanan Indonesia (IPKI). Dana pembangunan delapan unit huntap bukan berasal dari pos anggaran resmi, melainkan dari sumbangan sukarela anggota polisi kehutanan di berbagai daerah. Dari Sabang sampai Merauke, para penjaga hutan itu menyisihkan sebagian rezeki mereka. Kini, rumah-rumah itu telah dihuni oleh keluarga-keluarga yang semula tak tahu ke mana harus pulang.

Baca Juga

TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

TelkomGroup Salurkan Bantuan Rp1,3 Miliar untuk Korban Gempa NTT

Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menyebut aksi ini sebagai manifestasi dari kode etik Budhi Bhakti Wirawana. Prinsip yang menjunjung tinggi pengabdian itu, katanya, mengamanatkan bahwa tugas polisi kehutanan tidak boleh berhenti di batas hutan. Di balik laju deforestasi dan patroli ilegal, mereka diingatkan bahwa kelestarian alam sejatinya bertumpu pada kesejahteraan masyarakat di sekitarnya. Maka ketika bencana merenggut kehidupan warga, nilai-nilai yang sama menuntun mereka untuk hadir, bergandengan tangan, dan meninggalkan bangunan yang lebih dari sekadar beton dan kayu.

Ketua Umum IPKI Sustyo Iriyono menekankan bahwa semangat kebersamaan para polisi hutan inilah yang menjadi arsitek utama di balik delapan huntap tersebut. Setiap rupiah yang dikumpulkan, menurutnya, adalah serpihan ikhtiar yang disatukan untuk saudara sebangsa. Tidak ada seremonial berlebihan saat kunci rumah diserahkan; yang ada hanyalah rasa haru warga yang kembali memiliki atap setelah sekian lama menumpang di pengungsian. Gerakan ini sekaligus menjadi bukti bahwa solidaritas bisa tumbuh dari lingkungan profesi yang tak terduga.

Baca Juga

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Kisah Amir, Napi Kasus TPPO yang Pelopori Lahirnya Kopi Kemasan Paskopi di Lapas Garut

Setelah rumah-rumah itu rampung, para polisi hutan tak lantas pulang begitu saja. IPKI telah menyiapkan aksi lanjutan berupa renovasi taman pendidikan Al-Qur鈥檃n di Desa Sulum, Kecamatan Sekerak, yang akan digelar menjelang peringatan Hari Kemerdekaan yang ke-81. Ini menegaskan bahwa kepedulian itu tidak bersifat insidental, melainkan berkelanjutan. Kementerian Kehutanan pun menegaskan komitmennya agar insan-insan kehutanan mampu memberikan manfaat ganda: menjaga benteng alam sekaligus berdiri di garda terdepan saat masyarakat membutuhkan uluran tangan. Di Aceh Tamiang, sebuah pesan sunyi terpatri: rimba yang dijaga adalah ruh, tetapi rumah yang dibangun adalah hati.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

aceh tamiangpolisi kehutananhuntapgotong royongbencana alamkemenhut

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap