Apakah upaya penertiban pedagang di kawasan Kramat Jati benar-benar berhasil mengurai kemacetan yang kerap terjadi saat malam hari? Bagi para pengguna jalan yang sering melintasi wilayah Jakarta Timur, kondisi lalu lintas di Jalan Raya Bogor selalu menjadi perhatian utama, terutama saat jam-jam sibuk di malam hari ketika aktivitas pasar mulai ramai.
Untuk menjawab pertanyaan tersebut, kondisi di lapangan dapat dilihat dari pantauan yang dilakukan pada Jumat malam, 21 Agustus 2026, sekitar pukul 22.10 WIB. Setelah Pemerintah Kota Jakarta Timur melakukan tindakan penertiban terhadap para pedagang di Jalan Raya Bogor kawasan Kramat Jati, tampak adanya perubahan tata letak lapak. Lapak-lapak pedagang ikan yang biasanya menumpuk kini terpantau tidak lagi memakan badan jalan. Para pedagang kaki lima terlihat menaruh lapak mereka dengan lebih tertib dan membatasi aktivitas hanya di atas badan trotoar saja.
Kabag Akademik Unsoed Terima Rp 1,12 Miliar untuk Loloskan Mahasiswa Baru

Penataan ini secara langsung memengaruhi kelancaran arus lalu lintas di sekitar area Pasar Kramat Jati. Kendaraan yang melintas kini mendapatkan ruang jalan yang lebih bersih dari hambatan lapak. Meskipun laju kendaraan sesekali masih tersendat di beberapa titik, secara umum lalu lintas di kawasan tersebut terasa jauh lebih lancar dibandingkan sebelum penertiban dilakukan. Para penjual ikan sendiri terlihat beroperasi di sisi Jalan Raya Bogor yang mengarah ke arah selatan.
Namun, penertiban ini belum sepenuhnya menyelesaikan masalah kebersihan lingkungan di pinggir jalan. Di sepanjang tepi jalan, air limpasan dari lapak pedagang ikan masih ditemukan mengalir dan meluber. Beberapa pedagang terlihat berusaha mengantisipasi hal ini dengan menampung air limpasan tersebut menggunakan wadah, tetapi sebagian air lainnya tetap mengalir bebas hingga membasahi permukaan aspal di pinggir jalan.
KPK Tetapkan Rektor Unsoed dan Lima Orang Lainnya Sebagai Tersangka Kasus Penerimaan Mahasiswa Baru

Guna menjaga ketertiban yang baru berjalan ini, sejumlah personel dari Satpol PP serta petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta disiagakan di lapangan. Keberadaan para petugas ini terlihat tidak jauh dari Pasar Kramat Jati, tepatnya di sekitar area lokasi binaan. Menurut keterangan dari salah satu anggota Satpol PP yang bertugas, mereka saat ini sedang melakukan pemetaan lokasi yang nantinya akan digunakan sebagai tempat relokasi bagi para pedagang ikan. Langkah ini sejalan dengan rencana jangka panjang pemerintah daerah untuk memindahkan para pedagang dari tepi Jalan Raya Bogor ke dalam Pasar Kramat Jati dan area lokasi binaan yang telah disiapkan.






