apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Economy

Net Buy Rp7,1 Triliun Pekan Lalu, Apakah Investor Asing Benar-Benar Kembali?

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 3 Agu 2026 - 08.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Net Buy Rp7,1 Triliun Pekan Lalu, Apakah Investor Asing Benar-Benar Kembali?
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pasar saham Indonesia mencatatkan pergerakan menarik sepanjang periode perdagangan 27 hingga 31 Juli 2026. Investor asing dilaporkan membukukan aksi beli bersih (net buy) dengan nilai yang cukup signifikan setelah sempat mencatatkan kinerja kurang menggembirakan pada pekan sebelumnya. Kondisi ini memicu pertanyaan di kalangan pelaku pasar mengenai apakah aliran modal asing benar-benar telah kembali secara konsisten ke bursa domestik.

Berdasarkan data perdagangan selama sepekan tersebut, nilai beli bersih yang dicatatkan oleh investor asing mencapai Rp7,10 triliun. Angka ini menunjukkan pembalikan arah yang cukup tajam dibandingkan dengan pekan sebelumnya, di mana investor asing masih membukukan aksi jual bersih (net sell) sebesar Rp3,38 triliun. Sepanjang pekan terakhir Juli 2026, total nilai pembelian oleh investor asing tercatat sebesar Rp29,78 triliun, sedangkan nilai penjualannya mencapai Rp22,67 triliun.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Namun, jika dicermati lebih mendalam, lonjakan nilai beli bersih asing tersebut tidak mencerminkan kondisi pasar reguler secara menyeluruh. Hal ini dikarenakan adanya transaksi jumbo pada saham PT Mitra Adiperkasa Tbk (MAPI) di pasar negosiasi. Nilai transaksi saham MAPI tersebut mencapai sekitar Rp9,33 triliun. Transaksi ini sendiri dieksekusi pada tingkat harga Rp1.550 per lembar saham, yang mana nilai tersebut setara dengan harga pelaksanaan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO) dari MAPI.

Baca Juga

AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

Apabila transaksi negosiasi bernilai fantastis pada saham MAPI tersebut dikeluarkan dari perhitungan total transaksi, maka aktivitas investor asing di pasar saham Indonesia sebenarnya masih menunjukkan tren pelepasan aset. Tanpa transaksi MAPI, investor asing justru membukukan jual bersih atau net sell sekitar Rp2 triliun di pasar reguler. Kenyataan ini memberikan gambaran bahwa minat investor asing untuk mengoleksi saham-saham di pasar reguler secara umum masih cenderung terbatas.

Di sisi lain, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menutup pekan tersebut di zona hijau. IHSG terpantau menguat sebesar 0,64 persen dan bertengger di level 6.236,126, naik dari posisi penutupan pekan sebelumnya yang berada di level 6.196,430. Sepanjang lima hari perdagangan tersebut, pergerakan indeks bergerak cukup fluktuatif dengan menyentuh level tertinggi di angka 6.236,615 dan sempat merosot hingga ke level terendah di posisi 6.029,324.

Kenaikan IHSG pada pekan ini disokong oleh sejumlah saham berkapitalisasi besar. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) tampil sebagai motor penggerak utama dengan menyumbang kontribusi terbesar sebanyak 11,68 poin terhadap pergerakan indeks. Selain BBRI, laju penguatan IHSG juga mendapatkan sokongan dari beberapa saham lainnya seperti PT Barito Pacific Tbk (BRPT), PT Siloam International Hospitals Tbk (SRAJ), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), serta PT DCI Indonesia Tbk (DCII).

Baca Juga

Daftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?

Daftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?

Sebaliknya, penguatan indeks tertahan oleh performa negatif beberapa emiten. Saham-saham yang menjadi penekan utama laju IHSG sepanjang pekan tersebut meliputi MPRO, BREN, MORA, UNTR, dan ENRG. Kehadiran tekanan jual pada saham-saham ini turut membatasi ruang gerak IHSG untuk menguat lebih tinggi.

Sementara itu, aktivitas transaksi di bursa justru menunjukkan penurunan yang cukup signifikan. Rata-rata nilai transaksi harian selama sepekan merosot sebesar 21,86 persen menjadi Rp15,44 triliun dari pekan sebelumnya yang mencapai Rp19,76 triliun. Penurunan ini juga diikuti oleh rata-rata volume transaksi harian yang anjlok sebesar 31,23 persen menjadi 30,04 miliar lembar saham. Penurunan volume dan nilai transaksi harian ini mengindikasikan sikap pelaku pasar yang cenderung lebih menahan diri di tengah dinamika pasar yang terjadi.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Bursa Efek IndonesiaIHSGpasar sahaminvestor asingMAPITransaksi Saham

Berita Terbaru Lainnya

Detik-Detik Ustaz Ahmad Firdaus Berpulang Saat Ceramah Kematian dan Selawat di Jakarta TimurPolisi Segera Tutup Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaSejumlah Wilayah Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan Alami Mati Listrik Senin PagiRayakan Tiga Dekade Berkarya, UNGU Rilis Lagu Baru Utara-SelatanAS dan Jepang Lakukan Intervensi Bersama Perkuat Yen, Donald Trump Sebut Sinyal PersahabatanAS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi DimulaiDaftar Terbaru Orang Terkaya di Dunia, Ada Kejutan?Modus Baru Penyelundupan Narkoba Terbongkar, Vape Etomidate Masuk dari Malaysia

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap