Kehadiran internet dan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam cara kita berinteraksi dengan data dan informasi. Di era digital saat ini, perkembangan internet dan kecerdasan buatan telah membuat informasi menjadi jauh lebih murah dan mudah didapatkan oleh siapa saja. Namun, kemudahan akses tersebut justru melahirkan sebuah tantangan baru yang tidak kalah rumit bagi dunia usaha. Tantangan sebenarnya di era AI ini bukan lagi tentang bagaimana cara mencari atau mengumpulkan data sebanyak mungkin, melainkan bagaimana mengubah limpahan informasi tersebut menjadi keputusan bisnis yang tepat serta menghasilkan tindakan nyata yang bermanfaat bagi perusahaan.
Dalam operasional sehari-hari, AI memang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan manusia. Teknologi cerdas ini mampu merangkum dokumen yang sangat panjang, membandingkan berbagai macam data, menyusun presentasi, hingga menghasilkan berbagai alternatif jawaban atas satu persoalan yang sedang dihadapi. Meskipun memiliki kemampuan yang serbabisa, dalam praktiknya AI lebih tepat dipahami sebagai penguat kemampuan (capability enhancer) bagi manusia, dan bukan diposisikan sebagai pengganti peran manusia seutuhnya di tempat kerja.








