apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Teknologi

Navigasi Era AI, Mengapa Kemampuan Memilih Informasi Jauh Lebih Krusial Dibanding Sekadar Mencari

Agus CahyonoDiterbitkan 7 Agu 2026 - 12.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Navigasi Era AI, Mengapa Kemampuan Memilih Informasi Jauh Lebih Krusial Dibanding Sekadar Mencari
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Kehadiran internet dan teknologi kecerdasan buatan (AI) telah membawa perubahan yang sangat signifikan dalam cara kita berinteraksi dengan data dan informasi. Di era digital saat ini, perkembangan internet dan kecerdasan buatan telah membuat informasi menjadi jauh lebih murah dan mudah didapatkan oleh siapa saja. Namun, kemudahan akses tersebut justru melahirkan sebuah tantangan baru yang tidak kalah rumit bagi dunia usaha. Tantangan sebenarnya di era AI ini bukan lagi tentang bagaimana cara mencari atau mengumpulkan data sebanyak mungkin, melainkan bagaimana mengubah limpahan informasi tersebut menjadi keputusan bisnis yang tepat serta menghasilkan tindakan nyata yang bermanfaat bagi perusahaan.

Dalam operasional sehari-hari, AI memang memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk membantu menyelesaikan berbagai pekerjaan manusia. Teknologi cerdas ini mampu merangkum dokumen yang sangat panjang, membandingkan berbagai macam data, menyusun presentasi, hingga menghasilkan berbagai alternatif jawaban atas satu persoalan yang sedang dihadapi. Meskipun memiliki kemampuan yang serbabisa, dalam praktiknya AI lebih tepat dipahami sebagai penguat kemampuan (capability enhancer) bagi manusia, dan bukan diposisikan sebagai pengganti peran manusia seutuhnya di tempat kerja.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Penting untuk diingat bahwa teknologi AI tidak secara otomatis membuat seseorang mampu berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah. AI juga tidak secara otomatis memahami model bisnis yang sedang dijalankan, bagaimana perilaku pelanggan, dinamika yang terjadi di dalam organisasi, atau batas-batas risiko yang dapat diterima oleh sebuah perusahaan. Tanpa pemahaman mendalam terhadap aspek-aspek tersebut, hasil kerja yang disajikan oleh kecerdasan buatan berpotensi menjadi kurang relevan dengan kebutuhan nyata perusahaan.

Baca Juga

Jetour T2 i-DM Resmi Mengaspal di GIIAS 2026 dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

Jetour T2 i-DM Resmi Mengaspal di GIIAS 2026 dengan Jarak Tempuh 1.200 Km

Oleh karena itu, peran aktif manusia tetap mutlak diperlukan dalam setiap rantai pengambilan keputusan. Manusia masih harus memegang kendali penuh untuk menentukan pertanyaan yang tepat, memeriksa kembali hasil atau output yang diberikan oleh teknologi tersebut, membaca konteks situasi yang sedang dihadapi, serta mengambil tanggung jawab penuh atas setiap keputusan yang diambil. Di tengah kelimpahan informasi yang terjadi saat ini, memiliki kemampuan untuk memilih informasi yang tepat justru menjadi jauh lebih penting daripada sekadar kemampuan mencari informasi tersebut.

Perkembangan teknologi ini juga mengubah lanskap profesi di berbagai sektor industri, salah satunya adalah peran seorang analis. Saat ini, peran analis tengah mengalami pergeseran fungsi yang cukup signifikan. Mereka tidak lagi diposisikan hanya sekadar sebagai pembuat laporan semata, melainkan harus mampu memainkan peran yang lebih strategis sebagai penghubung aktif antara data yang tersedia dengan keputusan yang harus diambil oleh perusahaan.

Baca Juga

Sederet Pesan Presiden Prabowo Saat Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka

Sederet Pesan Presiden Prabowo Saat Undang Peneliti BRIN ke Istana Merdeka

Pada akhirnya, pemahaman yang mendalam mengenai bisnis memiliki nilai yang jauh lebih tahan lama dibandingkan dengan penguasaan terhadap perangkat teknologi tertentu yang dapat berubah dalam waktu singkat. Di era yang dinamis ini, kemampuan yang paling bertahan lama bukanlah kemampuan menguasai satu perangkat teknologi spesifik, melainkan kemampuan untuk terus belajar ulang (relearn). Sebagai gambaran proses ini, sebuah ilustrasi mengenai proses mengubah informasi menjadi keputusan di era AI telah dibuat dengan menggunakan teknologi AI ChatGPT dan DALL路E pada tahun 2026.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kecerdasan buatanTeknologi InformasiPengambilan KeputusanManajemen Bisnis

Berita Terbaru Lainnya

Cibir Pasien BPJS di Media Sosial, Dokter Puskesmas Pakisaji Malang DinonaktifkanPemerintah Jajaki Investasi Cina dan Rusia untuk Proyek Kereta Trans KalimantanJadwal UFC 330 Islam Makhachev vs Ian Garry, Perebutan Sabuk Juara Welterweight di PhiladelphiaRealisasi Pertumbuhan Ekonomi Triwulan II-2026 Menjawab Kritik PublikKemdikti Saintek Ungkap Temuan Awal Skandal Makalah SSRN yang Catut Nama PrabowoKerja Perawatan sebagai Fondasi Perubahan Sosial dan Perlawanan terhadap OpresiEmpat Kepala Daerah Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat PermanenAncaman Hukuman Mati Menanti Saepul, Pelaku Mutilasi Kenalan di Cipayung

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap