Panggung megah D'Academy 8 (DA8) kembali menyajikan drama eliminasi yang memotong langkah salah satu talenta mudanya. Pada Senin malam, 27 Juli 2026, giliran Nana, kontestan asal Bulungan, yang harus mengemas koper dan merelakan mimpinya terhenti di babak Top 37 Grup 2. Gugurnya Nana menambah daftar kontestan yang tereliminasi setelah sebelumnya Revalina dari Palangka Raya harus angkat kaki pada persaingan Grup 1. Namun, setelah malam yang penuh ketegangan tersebut, para pencinta dangdut tanah air harus bersabar sejenak karena jadwal kompetisi terpaksa dijeda demi memberi jalan bagi turnamen sepak bola pramusim, Piala Presiden 2026.
Persaingan di Grup 2 Top 37 malam itu sejatinya berlangsung sengit dengan format penampilan ganda, yakni duet antarteman satu pelatih dan solo. Tantangan pertama dimulai dengan duet ciamik Cendi (Maumere) dan Kira (Bandung) di bawah asuhan D'Coach Selfi Yamma lewat lagu "Sejuta Luka", yang sukses memanen tiga standing ovation (SO) dari juri. Performa impresif serupa ditunjukkan oleh anak didik D'Coach Fildan, yaitu Bhita (Pangkalpinang) dan Syafiq (Nunukan), yang juga menyabet tiga SO saat membawakan "Aku Rindu Padamu". Sementara itu, duet Nana (Bulungan) dan Sahwan (Sampang) yang dilatih Melly Lee hanya mampu mengamankan dua SO lewat lagu "Kasih dan Sayang".








