apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Politik

MPR RI Akan Libatkan Pakar dan Buka Naskah PPHN Setelah 17 Agustus 2026

Agus CahyonoDiterbitkan 8 Agu 2026 - 22.10 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
MPR RI Akan Libatkan Pakar dan Buka Naskah PPHN Setelah 17 Agustus 2026
Foto/Ilustrasi: news.detik.com.
A-A+

Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) berencana untuk menggelar pertemuan dengan para pakar dan akademisi guna membahas secara mendalam isi dari Pokok-Pokok Haluan Negara (PPHN). Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh pihak MPR RI, rangkaian pertemuan penting ini dijadwalkan akan berlangsung setelah bangsa Indonesia memperingati Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 2026 mendatang. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya untuk mematangkan konsep dan substansi dari haluan negara tersebut sebelum melangkah ke tahapan berikutnya.

Rencana strategis ini disampaikan langsung oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada hari Sabtu, 8 Agustus 2026. Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Muzani menjelaskan bahwa setelah peringatan hari kemerdekaan pada 17 Agustus nanti, dirinya berencana memanggil Badan Pengkajian MPR. Pemanggilan terhadap rekan-rekan di Badan Pengkajian tersebut bertujuan untuk segera memulai persiapan awal dan menyusun langkah-langkah selanjutnya yang diperlukan dalam proses pembahasan serta penyusunan PPHN ini secara lebih terstruktur.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Dalam proses pembahasan Pokok-Pokok Haluan Negara ini, MPR RI berkomitmen untuk tidak bekerja sendiri melainkan melibatkan berbagai elemen penting dari masyarakat dan dunia akademik. Pihak-pihak yang direncanakan akan dilibatkan secara aktif dalam diskusi dan sumbang saran ini mencakup kalangan perguruan tinggi, para pakar hukum ketatanegaraan, hingga para pemangku kepentingan (stakeholder) yang memiliki minat khusus terhadap persoalan ketatanegaraan di Indonesia. Selain itu, Ahmad Muzani juga memastikan bahwa pihaknya akan merangkul dan melibatkan koalisi masyarakat sipil dalam pembahasan PPHN tersebut guna menjamin keterwakilan aspirasi publik yang lebih luas.

Baca Juga

Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Upaya pendalaman materi PPHN ini juga sejalan dengan arahan dari kepala negara. Presiden telah meminta secara khusus agar pihak MPR RI terus melakukan pendalaman materi terkait Pokok-Pokok Haluan Negara tersebut. Sebagai tindak lanjut dari permintaan Presiden, dalam sebuah rapat gabungan yang digelar sebelumnya, pihak MPR telah meminta secara resmi kepada Badan Pengkajian MPR untuk melakukan penilaian serta pendalaman materi secara komprehensif. Selain itu, Badan Pengkajian juga diminta untuk mengundang partisipasi publik yang seluas-luasnya agar MPR dapat mendengarkan masukan dan pandangan dari masyarakat secara langsung.

Langkah pembukaan naskah ini juga menjadi jawaban langsung dari Ketua MPR RI dalam merespons berbagai kritik yang datang dari masyarakat luas. Ahmad Muzani menegaskan komitmennya untuk membuka naskah PPHN tersebut kepada publik setelah tanggal 17 Agustus 2026. Sebelum memberikan penjelasan di Kompleks Parlemen pada hari Sabtu, Muzani terlebih dahulu telah menginformasikan rencana pembukaan naskah ini kepada para wartawan saat berada di kawasan Tanah Kusir, Jakarta Selatan, pada hari Jumat, 7 Agustus 2026. Dengan dibukanya naskah tersebut, diharapkan masyarakat dapat melihat secara langsung isi dari draf haluan negara yang tengah dipersiapkan.

Baca Juga

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Sepakati Pakta Pertahanan Mecca Joint Deterrence Agreement

Turki, Arab Saudi, dan Pakistan Sepakati Pakta Pertahanan Mecca Joint Deterrence Agreement

Lebih lanjut, Ahmad Muzani menjelaskan mengenai esensi dan fungsi utama dari Pokok-Pokok Haluan Negara itu sendiri. Menurutnya, PPHN dirancang untuk berfungsi sebagai panduan filosofis atau guidance philosophies bagi masa kepemimpinan presiden dari satu periode ke periode berikutnya di masa depan. Panduan filosofis ini diharapkan tidak hanya membatasi atau melampaui masa jabatan kepresidenan selama satu atau dua periode saja, melainkan dapat berlaku secara berkelanjutan untuk banyak periode kepemimpinan ke depan. Dengan demikian, PPHN akan menjadi arah dan panduan jangka panjang yang kokoh bagi bangsa Indonesia dalam upaya mencapai tujuan bernegara serta mewujudkan tujuan nasional.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

MPR RIAhmad MuzaniPPHNBadan Pengkajian MPR

Berita Terbaru Lainnya

Butuh Rp 150 Miliar untuk Benahi Gunungan Sampah TPST Bantar GebangKemenhut Gelar Pelatihan Diplomasi untuk Perkuat Posisi Kehutanan Indonesia di Kancah GlobalBaznas RI dan KHCF Yordania Perkuat Layanan Kesehatan dan Gizi bagi Warga PalestinaMenkeu Purbaya Yudhi Sadewa Tinjau PSO Bea Cukai Kupang untuk Perkuat Pengawasan LautKemendagri Tegaskan HGB Ruko Sukaramai Trade Center Tak Bisa Diperpanjang, DPRD Pekanbaru Harap Polemik SelesaiFilm Kuasa Gelap, Perjanjian Darah Tayang dalam Format IMAX Mulai 8 OktoberTren Kamp Kecerdasan Finansial Anak, Orang Tua Siapkan Rp34 Juta demi Cetak 'Warren Buffett' CilikGubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026