Stadion Gelora Bung Tomo menjadi saksi bisu bagaimana sebuah kesalahpahaman di lini pertahanan dapat menentukan hasil akhir laga besar. Sebanyak 35 ribu pasang mata menyaksikan duel sengit antara Persebaya Surabaya dan Persija Jakarta dalam lanjutan Grup B Piala Presiden 2026 pada Minggu, 26 Juli 2026. Laga klasik yang berlangsung ketat dan keras sejak menit awal ini akhirnya diselesaikan oleh sebuah drama gol bunuh diri yang memastikan kemenangan tipis 1-0 untuk tuan rumah, Bajul Ijo.
Sejak peluit pertama dibunyikan, intensitas tinggi langsung diperagakan oleh kedua tim. Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menurunkan komposisi terbaiknya demi mengamankan poin penuh di hadapan pendukung sendiri. Di lini tengah, Rivera bekerja ekstra keras untuk membongkar pertahanan rapat Persija Jakarta. Macan Kemayoran sebenarnya sempat mengancam lewat pergerakan berbahaya Witan Sulaiman yang berhasil lolos dari kawalan. Namun, sepakan lemah Witan dengan mudah diantisipasi oleh Yuran yang tampil solid mengawal pertahanan Persebaya. Skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Hubungan Stres dan GERD, Bagaimana Pikiran Memengaruhi Asam Lambung

Memasuki paruh kedua, tensi pertandingan tidak menurun. Kedua pelatih mencoba menyegarkan strategi dengan memasukkan pemain-pemain andalan, termasuk legiun asing Persebaya guna meningkatkan daya gedor. Namun, petaka bagi Persija justru lahir pada menit ke-63 akibat miskomunikasi di lini belakang mereka. Bek Persija, Radovan Pankov, berniat mengirimkan bola kembali kepada penjaga gawang Aqil Savik. Sayangnya, posisi Aqil sudah terlanjur maju meninggalkan sarangnya, membuat bola liar meluncur masuk ke gawang sendiri dan mengubah papan skor menjadi 1-0 untuk keunggulan Persebaya.
Tertinggal satu gol memaksa Persija tampil lebih menyerang demi menyamakan kedudukan. Upaya terus dilancarkan, salah satunya melalui sepakan keras Kwon Chang Hoon. Namun, bola hanya melintas tipis di samping gawang yang dikawal oleh Ernando Ari. Ketangguhan Yuran sebagai jangkar pertahanan Persebaya benar-benar membuat Witan Sulaiman dan kolega frustrasi untuk mencari celah. Hingga wasit meniup peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan, skor 1-0 untuk kemenangan tipis Persebaya tetap tidak berubah.
Ramalan Zodiak Pisces dan Aries Selasa, 25 Agustus 2026

Kemenangan ini menjadi buah dari evaluasi mendalam yang dilakukan Bernardo Tavares. Sebelum turnamen pramusim ini bergulir, Persebaya sempat melakoni laga uji coba dalam rangka hari ulang tahun klub yang ke-99 melawan PSIS Semarang yang berakhir imbang 2-2. Pada laga tersebut, keunggulan dua gol Persebaya sempat buyar setelah dibobol dua kali oleh Lorensius Sabda. Tavares pun langsung memfokuskan program latihan pada pemulihan fisik dan pemantapan aspek taktikal. Fokus tersebut terbukti sukses meredam agresivitas Persija dalam laga perdana Grup B ini.






