Pemerintah Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus menjaga iklim investasi agar tetap kondusif di tengah ketidakpastian situasi dunia yang terjadi saat ini. Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago menyatakan bahwa Indonesia tetap menjadi tujuan investasi yang sangat menarik bagi para pelaku usaha internasional. Hal ini menunjukkan bahwa daya tarik ekonomi Indonesia masih dinilai kompetitif sekalipun dinamika ekonomi global sedang menghadapi berbagai tantangan yang tidak mudah.
Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Menko Polkam Djamari Chaniago ketika melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kalimantan Selatan. Di sela-sela agenda kunjungan kerja tersebut, beliau menghadiri acara ramah tamah bersama jajaran pemerintah daerah di Kota Banjarbaru pada hari Sabtu. Pertemuan ini dimanfaatkan oleh Menko Polkam untuk membahas berbagai potensi daerah serta langkah-langkah strategis dalam menjaga stabilitas di tingkat wilayah maupun nasional guna mendukung pembangunan.
Dalam penjelasannya kepada jajaran pemerintah daerah, Djamari Chaniago menguraikan sejumlah faktor utama yang menjadi daya tarik investasi di Indonesia. Menurut Menko Polkam, daya tarik investasi negara ini didorong oleh kekayaan sumber daya alam yang melimpah di berbagai daerah, wilayah geografis Indonesia yang sangat luas, serta ruang pembangunan yang masih terbuka lebar untuk digarap oleh para pelaku usaha. Ketiga faktor fundamental tersebut dinilai menjadi keunggulan komparatif yang membuat para investor asing tetap menaruh minat besar pada Indonesia.
Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Kendati memiliki potensi yang besar, Menko Polkam juga mengingatkan mengenai adanya potensi risiko dari dinamika global yang perlu diwaspadai bersama. Dinamika global yang bersumber dari perubahan situasi pascapandemi, eskalasi konflik antarnegara, hingga gangguan pada pasokan energi dan pangan dunia diakui dapat menimbulkan risiko bagi perekonomian. Faktor-faktor eksternal tersebut dinilai berpotensi memberikan dampak yang cukup luas terhadap jalannya perekonomian nasional apabila tidak diantisipasi dengan baik.
Meskipun dihadapkan pada ancaman dari dinamika global tersebut, kinerja penanaman modal asing di Indonesia justru menunjukkan hasil yang sangat positif. Realisasi investasi asing di Indonesia sepanjang semester I tahun 2026 tercatat telah mencapai angka 240 persen dari target yang telah ditetapkan sebelumnya oleh pemerintah. Pencapaian angka realisasi yang melampaui target ini menjadi indikator kuat bahwa iklim investasi di Indonesia dinilai masih sangat kondusif dan prospektif di mata para investor global.
Mengenal Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Oleh karena itu, pihak pemerintah berkomitmen untuk terus menjaga kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia secara berkelanjutan. Menko Polkam menegaskan bahwa upaya menjaga kepercayaan global ini sangat krusial dilakukan agar investasi tetap dapat menjadi salah satu motor penggerak utama bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk di Kalimantan Selatan, diharapkan dapat terus diperkuat guna memastikan terpeliharanya stabilitas yang mendukung iklim investasi di tanah air.






