apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Mengingat Kudatuli dan Kekuatan Akar Rumput yang Tak Bisa Ditumbangkan Kekuasaan

Domu TobingDiterbitkan 27 Jul 2026 - 07.33 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Mengingat Kudatuli dan Kekuatan Akar Rumput yang Tak Bisa Ditumbangkan Kekuasaan
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Dalam panggung politik Indonesia, istilah "akar rumput" sering kali hanya menjadi pemanis retorika kampanye. Namun, bagi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), istilah ini adalah manifesto hidup yang menyelamatkan mereka dari badai sejarah. Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, kembali menghidupkan filosofi ketahanan ini saat memperingati tiga dekade peristiwa kelam Kerusuhan 27 Juli 1996, atau yang lebih dikenal sebagai tragedi Kudatuli. Peringatan yang digelar di Kantor DPP PDIP, Jakarta Pusat, pada hari Minggu tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan kembali bagaimana kekuatan rakyat kecil mampu meruntuhkan hegemoni kekuasaan yang represif.

Tragedi Kudatuli bukan sekadar peristiwa penyerbuan fisik terhadap kantor partai di Jalan Diponegoro. Menurut Hasto, serangan brutal tersebut merupakan upaya sistematis dari rezim Orde Baru untuk membungkam dan mengebiri hak politik rakyat yang mulai bersuara. Rezim penguasa saat itu dinilai keliru dalam mengalkulasi kekuatan lawan; mereka mengira dengan merebut gedung, mereka bisa memadamkan gerakan. Nyatanya, penyerbuan tersebut justru memicu militansi yang lebih besar dari para simpatisan dan kader di tingkat bawah yang menolak hasil Kongres Medan dan tetap setia berdiri di belakang kepemimpinan Megawati Soekarnoputri.

Baca Juga

KRL Angke鈥揗anggarai Sempat Terganggu akibat Mobil Tertemper di Antara Tanah Abang-Karet

KRL Angke鈥揗anggarai Sempat Terganggu akibat Mobil Tertemper di Antara Tanah Abang-Karet

Keteguhan para kader tingkat bawah inilah yang digambarkan Hasto menyerupai karakter rumput. Di tengah tekanan politik yang luar biasa, mereka menjaga kantor partai siang dan malam dengan fasilitas seadanya鈥攖idur beralaskan tikar dan makan dari nasi bungkus hasil patungan. Hasto mengibaratkan loyalitas ini seperti rumput yang tangguh: meski dibabat habis, diinjak-injak, bahkan dibakar hingga tanahnya menghitam, akarnya yang tertanam jauh di dalam bumi tidak akan pernah mati. Begitu hujan turun, rumput tersebut akan tumbuh kembali dengan lebih subur dan lebat. Filosofi daya tahan inilah yang gagal dipahami oleh para aktor di balik penyerangan kantor PDI kala itu.

Daya tahan akar rumput ini terbukti membuahkan hasil manis hanya dalam waktu tiga tahun setelah tragedi berdarah tersebut. Perlawanan tanpa kekerasan fisik terus bergulir, salah satunya ditunjukkan melalui keputusan politik Megawati Soekarnoputri untuk tidak menggunakan hak pilihnya pada Pemilu 1997. Langkah boikot ini menjadi simbol perlawanan yang mendelegitimasi rezim Orde Baru dan faksi PDI di bawah kepemimpinan Soerjadi. Puncaknya, pada Pemilu 1999 yang demokratis, dukungan masif dari akar rumput berhasil mengantarkan PDIP keluar sebagai pemenang pemilu, sekaligus menandai runtuhnya kekuatan politik kubu Soerjadi.

Baca Juga

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Melalui peringatan Kudatuli ini, Hasto menegaskan bahwa mengingat sejarah bukanlah upaya untuk memelihara dendam masa lalu. Sebaliknya, seruan untuk "melawan lupa" adalah komitmen agar kekerasan yang disponsori oleh negara terhadap rakyatnya sendiri tidak boleh terulang kembali di masa depan. Dengan belajar dari luka-luka sejarah, bangsa Indonesia diharapkan dapat memastikan bahwa hak-hak politik warga negara senantiasa dihormati, sehingga transisi kekuasaan dan dinamika politik tanah air dapat berjalan tanpa harus mengorbankan jiwa-jiwa tak berdosa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KudatuliPDIPMegawati SoekarnoputriHasto KristiyantoSejarah Politik

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap