Pasar saham Korea Selatan sedang mengalami guncangan hebat akibat kerugian besar yang menimpa para investor ritel. Situasi ini memaksa otoritas keuangan negara tersebut mengambil tindakan luar biasa. Pada hari Rabu, 29 Juli 2026, Menteri Keuangan Korea Selatan secara resmi menyampaikan permohonan maaf kepada publik. Langkah ini dipicu oleh gelombang spekulasi dan kerugian masif yang disebabkan oleh produk investasi baru yang dikenal sebagai single-stock Leveraged Exchange Traded Fund (ETF leverage saham tunggal).
Produk finansial ini baru saja diperkenalkan ke pasar pada tanggal 27 Mei lalu. Menurut laporan dari Reuters, Menteri Keuangan meminta maaf karena instrumen investasi berisiko tinggi tersebut diluncurkan tanpa adanya pertimbangan dan persiapan yang matang dari regulator. Kurangnya analisis mendalam sebelum perilisan produk dinilai menjadi penyebab utama terjadinya kekacauan di pasar saham.








