Industri garmen di Indonesia saat ini tengah menghadapi tantangan berat yang memicu gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah daerah. Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, mengakui bahwa sektor padat karya ini sedang mengalami guncangan hebat. Faktor utama yang disinyalir menjadi pemicu kondisi ini adalah merosotnya daya beli masyarakat, yang kemudian berdampak langsung pada kelangsungan operasional berbagai pabrik tekstil dan pakaian jadi di tanah air.








