apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Megawati Meresmikan Monumen Kudatuli untuk Memperingati Tiga Dekade Perjuangan Demokrasi

Usat NgajiDiterbitkan 27 Jul 2026 - 07.35 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Megawati Meresmikan Monumen Kudatuli untuk Memperingati Tiga Dekade Perjuangan Demokrasi
Foto/Ilustrasi: Liputan6
A-A+

Tiga dekade telah berlalu sejak peristiwa kelam yang mengguncang panggung politik nasional di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Kini, jejak sejarah tersebut diabadikan secara permanen melalui peresmian Monumen Kerusuhan 27 Juli 1996 (Kudatuli). Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri, dijadwalkan meresmikan monumen peringatan ini tepat pada hari peringatan ke-30 tragedi tersebut, Senin, 27 Juli 2026. Kehadiran monumen fisik di kantor pusat partai berlambang banteng ini menjadi pengingat abadi akan titik balik perjuangan demokrasi Indonesia yang sempat ditekan oleh rezim otoriter.

Sehari sebelum peresmian, suasana haru dan reflektif menyelimuti Kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro Nomor 58. Sebuah pementasan teatrikal yang dibawakan oleh kelompok Teater Gates menghidupkan kembali memori kelam penyerbuan kantor partai tersebut. Rekonstruksi seni ini menggambarkan bagaimana massa PDI kubu Soerjadi, yang kala itu disokong oleh kekuatan rezim Orde Baru, merangsek masuk dan menyerang para pendukung setia Megawati yang bertahan di dalam gedung. Melalui drama tersebut, ingatan kolektif tentang kekerasan negara terhadap gerakan rakyat kembali dihadirkan kepada publik.

Baca Juga

KRL Angke鈥揗anggarai Sempat Terganggu akibat Mobil Tertemper di Antara Tanah Abang-Karet

KRL Angke鈥揗anggarai Sempat Terganggu akibat Mobil Tertemper di Antara Tanah Abang-Karet

Tragedi Kudatuli bukan sekadar peristiwa politik biasa, melainkan sejarah yang menuntut tebusan nyawa dan penderitaan manusia. Sekretaris Jenderal DPP PDIP, Hasto Kristiyanto, memimpin momen mengheningkan cipta untuk menghormati mereka yang menjadi korban. Dalam suasana khidmat, disebut kembali nama lima pejuang yang gugur, yaitu Asmayadi Soleh, Suganda Siagian, Slamet, Uju bin Asep, dan Sariwan. Selain itu, penghormatan juga ditujukan bagi 23 orang yang hingga kini masih dinyatakan hilang tanpa kejelasan nasib, serta 149 korban luka-luka yang membawa trauma fisik dan psikologis selama tiga puluh tahun terakhir.

Menurut Hasto, monumen ini melambangkan keteguhan arah perjuangan partai di bawah kepemimpinan Megawati. Ia menegaskan bahwa Kudatuli adalah salah satu lembaran paling hitam dalam sejarah Indonesia, di mana instrumen kekuasaan digunakan secara represif untuk memberangus kebebasan berpendapat dan mematikan keadilan. Peringatan ini diharapkan dapat memacu para kader partai saat ini untuk tidak melupakan akar sejarah mereka. Kekuasaan tidak boleh digunakan untuk membungkam suara-suara kritis dari masyarakat, terutama mereka yang berada di lapisan paling bawah.

Baca Juga

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Nasib Praperadilan Febrie Adriansyah Ditentukan Pekan Ini

Melalui monumen ini, Megawati berpesan agar seluruh elemen partai terus menjaga kedaulatan rakyat dengan aktif mendengar aspirasi masyarakat terkecil sekalipun. Hasto menekankan pentingnya mendengarkan suara-suara dari wilayah terpencil agar kebijakan politik yang diambil benar-benar mampu membebaskan rakyat dari berbagai belenggu, baik ekonomi maupun bentuk penindasan modern lainnya. Peresmian monumen ini juga mengundang berbagai tokoh prodemokrasi dan elemen masyarakat sipil untuk bersama-sama merawat ingatan kolektif bangsa agar represi serupa tidak terulang kembali di masa depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KudatuliPDIPMegawati SoekarnoputriSejarah PolitikDemokrasi Indonesia

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap