Mengawali pekan terakhir di bulan Juli, warga DKI Jakarta tampaknya harus bersiap menghadapi kondisi langit yang kurang bersahabat dengan pancaran sinar matahari langsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan bahwa pada Senin, 27 Juli 2026, sebagian besar wilayah metropolitan ini akan diselimuti oleh awan tebal sejak pagi hingga malam hari. Fenomena awan mendung ini menandai perubahan pola cuaca setelah beberapa hari sebelumnya ibu kota sempat didominasi oleh cuaca yang cenderung cerah.
Sejak pagi hari, selimut awan sudah mulai terbentuk dan menutupi mayoritas wilayah administratif Jakarta. Hanya kawasan Jakarta Pusat yang diprediksi sedikit lebih beruntung dengan kondisi cerah berawan, sementara wilayah Kepulauan Seribu sudah harus bersiap dengan kondisi berawan sejak awal hari. Seiring berjalannya waktu menuju siang hari, akumulasi uap air di atmosfer semakin meningkat, menyebabkan seluruh penjuru Jakarta diprakirakan akan tertutup oleh awan tebal secara merata tanpa terkecuali.








