apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Bisnis

Lalu Lintas Tol BSD dan Makassar Semakin Ramai, Bagaimana Operator Jalan Tol Meraup Cuan?

Nyaring AranDiterbitkan 2 Agu 2026 - 15.20 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Lalu Lintas Tol BSD dan Makassar Semakin Ramai, Bagaimana Operator Jalan Tol Meraup Cuan?
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Peningkatan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah Indonesia turut memberikan dampak positif bagi para pengelola infrastruktur transportasi. Salah satu kinerja positif ditunjukkan oleh PT Margautama Nusantara (MUN) Group, yang merupakan entitas asosiasi dari PT Nusantara Infrastructure Tbk (NI). Sepanjang Semester I 2026, volume lalu lintas kendaraan di ruas jalan tol yang dikelola oleh grup ini mengalami pertumbuhan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pertumbuhan lalu lintas ini didorong oleh peningkatan aktivitas di dua wilayah utama, yakni Bumi Serpong Damai (BSD) di Tangerang Selatan dan Kota Makassar di Sulawesi Selatan. Secara keseluruhan, total volume lalu lintas MUN Group tercatat meningkat sebesar 5,9% secara tahunan (year-on-year/YoY). Secara lebih rinci, Lalu Lintas Harian Rata-Rata (LHR) untuk Jalan Tol BSD mengalami kenaikan sebesar 5,6% YoY. Ruas tol sepanjang 7,25 km yang menghubungkan Serpong dan Pondok Aren ini dikelola oleh PT Bintaro Serpong Damai (BSD), salah satu anak usaha dari MUN.

Sementara itu, arus kendaraan di Jalan Tol Makassar juga mencatatkan pertumbuhan yang tidak kalah positif, yakni sebesar 6,2% YoY. Pengelolaan jalan tol di Makassar ini terbagi ke dalam beberapa entitas anak usaha MUN. Pertama, PT Makassar Metro Network (MMN) yang mengelola Jalan Tol Ujung Pandang Seksi 1-3 dengan panjang lintasan mencapai 10 km. Kedua, PT Makassar Airport Network (MAN) yang bertindak sebagai pengelola tidak langsung untuk Jalan Tol Ujung Pandang Seksi IV sepanjang 11,57 km serta Jalan Akses Tol Makassar New Port sepanjang 3,2 km.

Baca Juga

Kementerian ESDM Pangkas Target Produksi Nikel 2026 untuk Kendalikan Harga Global

Kementerian ESDM Pangkas Target Produksi Nikel 2026 untuk Kendalikan Harga Global

Seiring dengan semakin padatnya volume kendaraan yang melintas, kinerja keuangan MUN Group pun ikut terkerek naik. Grup usaha ini berhasil membukukan total pendapatan sebesar Rp424,1 miliar pada Semester I 2026. Angka pendapatan tersebut mencerminkan kenaikan sebesar 7,3% dibandingkan dengan perolehan pada Semester I tahun lalu. Dari sisi profitabilitas, laba bersih atau net income MUN Group tumbuh sebesar 12% secara tahunan. Dampak positif ini langsung dirasakan oleh sang induk, PT Nusantara Infrastructure Tbk, yang mencatatkan bagian atas laba bersih entitas asosiasi (share in net profit of associates) sebesar Rp55,1 miliar, atau tumbuh sebesar 12% YoY.

Selain mengandalkan anak usahanya di BSD dan Makassar, MUN Group juga memiliki kepemilikan di beberapa entitas asosiasi jalan tol strategis lainnya. Portofolio tersebut mencakup PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) yang mengoperasikan Jalan Tol Ruas Kebon Jeruk-Penjaringan, PT Jasamarga Jalanlayang Cikampek (JJC) yang mengelola Jalan Layang Mohamed Bin Zayed (MBZ), serta PT Jasamarga Transjawa Tol yang mengelola jaringan Jalan Tol Trans Jawa. Keberadaan portofolio tol yang luas ini memperkuat posisi bisnis grup di sektor infrastruktur jalan bebas hambatan.

Baca Juga

BPI Danantara Luncurkan DSI untuk Perkuat Ekspor, Ini Susunan Pengurus Lengkapnya

BPI Danantara Luncurkan DSI untuk Perkuat Ekspor, Ini Susunan Pengurus Lengkapnya

Di luar lini bisnis jalan tol, PT Nusantara Infrastructure Tbk juga memiliki unit usaha di sektor air bersih dan energi terbarukan. Untuk sektor air bersih melalui SCTK, volume penjualan air tercatat mengalami kenaikan sebesar 3,9% secara tahunan. Namun, situasi berbeda terjadi pada sektor energi terbarukan. Volume penjualan energi terbarukan mengalami penurunan sebesar 16,4% YoY. Penurunan kinerja di sektor energi ini terutama disebabkan oleh keterbatasan ketersediaan bahan baku atau feedstock pada pembangkit listrik RPSL.

Secara umum, kondisi neraca keuangan PT Nusantara Infrastructure Tbk menunjukkan struktur yang cukup sehat. Jika dibandingkan dengan posisi pada tahun 2025, nilai ekuitas perusahaan mengalami peningkatan tipis sebesar 0,2%, sementara total liabilitas atau kewajiban perusahaan berhasil ditekan turun sebesar 8,5%. Menurut penjelasan dari Head of Corporate Communication & CSR PT Nusantara Infrastructure Tbk, Indah D.P. Pertiwi, perusahaan juga telah merealisasikan pembagian dividen. Pada bulan April 2026, perseroan mendeklarasikan pembagian dividen dengan total nilai mencapai Rp45,4 miliar, yang pembayarannya telah diselesaikan sepenuhnya oleh perusahaan pada bulan Juni 2026.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kinerja keuanganNusantara InfrastructureMargautama NusantaraTol BSDTol Makassar

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap