apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Kesenjangan Realitas Ekonomi Menggerus Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo

Parlin SinagaDiterbitkan 27 Jul 2026 - 08.20 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kesenjangan Realitas Ekonomi Menggerus Kepuasan Publik terhadap Presiden Prabowo
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Sembilan bulan pertama pemerintahan kerap menjadi bulan madu politik bagi seorang kepala negara. Namun, bagi Presiden Prabowo Subianto, masa-masa indah itu tampaknya berlalu lebih cepat. Hasil jajak pendapat terbaru dari Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada Juli 2026 menunjukkan penurunan tajam pada tingkat kepuasan publik terhadap kinerja sang presiden. Angka kepuasan yang sempat menyentuh level tinggi kini merosot signifikan, dipicu oleh persepsi masyarakat yang kian memburuk terhadap kondisi riil di lapangan, terutama di sektor ekonomi.

Direktur Eksekutif SMRC, Deni Irvani, memaparkan bahwa tingkat kepuasan atau approval rating terhadap Presiden Prabowo kini berada di angka 51,1 persen. Angka ini turun bebas sekitar 30,1 persen jika dibandingkan dengan capaian pada November 2025 yang kala itu berada di angka 81,2 persen. Sebaliknya, kelompok warga yang menyatakan tidak puas atau sangat tidak puas melonjak drastis dari hanya 16 persen menjadi 46,9 persen. Secara rinci, hanya 4,8 persen responden yang mengaku sangat puas dan 46,3 persen cukup puas. Sementara itu, 35 persen merasa kurang puas, 11,9 persen sama sekali tidak puas, dan sisanya sebanyak 2,1 persen memilih tidak menjawab.

Penurunan drastis ini rupanya berakar kuat pada persepsi masyarakat terhadap kondisi ekonomi mereka sehari-hari. Di sinilah letak paradoksnya. Meskipun Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data pertumbuhan ekonomi makro yang cukup impresif di angka 5,61 persen, angka tersebut dinilai tidak berdampak langsung pada kantong masyarakat bawah. Banyak ekonom menilai pertumbuhan tersebut didorong oleh faktor musiman dan gagal mendongkrak daya beli riil. Kesenjangan antara data statistik di atas kertas dengan isi dompet warga inilah yang menjadi pemicu utama ketidakpuasan.

Baca Juga

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Pemerintah Kantongi Komitmen Investasi Asing Ratusan Triliun Rupiah untuk Dorong Lapangan Kerja

Indikator kemerosotan ekonomi ini terlihat jelas saat membandingkan sentimen publik saat ini dengan situasi sembilan bulan lalu. Pada November 2025, sebanyak 40 persen warga masih menilai kondisi ekonomi nasional dalam keadaan baik. Namun, dalam survei Juli 2026, angka tersebut anjlok menjadi 15,7 persen saja. Sebaliknya, sentimen negatif masyarakat yang memandang ekonomi dalam kondisi buruk melonjak dari 22,7 persen menjadi hampir 50 persen. SMRC mencatat adanya pola linier yang konsisten: semakin buruk persepsi ekonomi warga, semakin rendah pula tingkat kepuasan mereka terhadap kepemimpinan nasional.

Selain persoalan isi dompet, rapor merah penegakan hukum turut andil dalam menekan tingkat kepuasan publik. Survei menunjukkan hanya 26,4 persen masyarakat yang memandang positif kondisi penegakan hukum saat ini, yang merupakan gabungan dari 1,9 persen sangat baik dan 24,5 persen baik. Di sisi lain, persepsi negatif jauh lebih dominan dengan angka 37,6 persen, gabungan dari 28,6 persen buruk dan 9 persen sangat buruk. Sementara itu, 30,2 persen menilai kondisi hukum sedang-sedang saja, dan 5,8 persen sisanya tidak memberikan jawaban.

Baca Juga

Kabinet Prabowo Subianto Diisi Sejumlah Menteri Era Jokowi, Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan

Kabinet Prabowo Subianto Diisi Sejumlah Menteri Era Jokowi, Koalisi Sipil Bentuk Kabinet Bayangan

Survei bertajuk "Kondisi Ekonomi Politik dan Approval Rating Presiden" ini diselenggarakan pada rentang waktu 5 hingga 19 Juli 2026. SMRC melibatkan 749 responden yang telah memiliki hak pilih dan tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Pengumpulan data dilakukan secara hibrida, dengan mayoritas melalui sambungan telepon sebesar 83,8 persen dan tatap muka langsung sebanyak 16,2 persen. Jajak pendapat ini memiliki margin of error sebesar kurang lebih 3,7 persen. Hasil ini menjadi sinyal peringatan dini bagi pemerintah untuk segera menyelaraskan kebijakan makro dengan perbaikan ekonomi di tingkat akar rumput.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoSMRCSurvei KepuasanEkonomi NasionalApproval Rating

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap