apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

Kesaksian Penjaga Warteg dalam Bentrokan Maut di Jalan Tambak Menteng

Parlin SinagaPublished 27 Jul 2026 - 15.10 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Kesaksian Penjaga Warteg dalam Bentrokan Maut di Jalan Tambak Menteng
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Suasana Minggu pagi di kawasan Jalan Tambak, Kecamatan Menteng, Jakarta Pusat, yang biasanya relatif tenang, mendadak berubah mencekam pada 26 Juli 2026. Selama kurang lebih empat jam, wilayah tersebut menjadi medan pertempuran antarkelompok warga yang berujung pada hilangnya nyawa. Tragedi ini menyisakan duka sekaligus ketakutan bagi masyarakat sekitar yang menyaksikan langsung bagaimana amarah massa meledak di depan mata mereka.

Yuli, seorang perempuan berusia 26 tahun yang bekerja sebagai penjaga warung tegal (warteg) di dekat lokasi kejadian, menjadi salah satu saksi kunci yang melihat awal mula pertikaian. Sekitar pukul 10.00 WIB, saat dirinya tengah sibuk melayani para pelanggan yang ingin bersantap siang lebih awal, telinganya menangkap suara gaduh dari arah jalan raya. Awalnya, ia mengira kebisingan tersebut hanyalah akibat dari kecelakaan lalu lintas biasa yang kerap terjadi di jalur sibuk itu. Namun, rasa penasarannya menuntun Yuli untuk melongok ke luar warung, di mana ia justru mendapati dua kubu warga sudah saling berhadapan dengan tensi tinggi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Menurut pengamatan Yuli, perselisihan tampaknya dipicu oleh penolakan salah satu kelompok saat diminta untuk menutup tempat mereka. Ketegangan meningkat dengan cepat ketika sejumlah orang mulai mendorong-dorong gerbang pembatas. Kubu lawan yang tidak menerima perlakuan tersebut langsung keluar dari area pertahanan mereka, memicu bentrokan fisik yang tidak terhindarkan. Dalam sekejap, batu-batu beterbangan di udara, dan situasi kian tidak terkendali saat beberapa pengemudi ojek daring turut bergabung dalam aksi saling lempar tersebut. Beberapa orang di antaranya bahkan terlihat mempersenjatai diri dengan senjata tajam seperti celurit.

Also Read

Satu Nyawa Melayang Akibat Cekcok Warung Sarapan di Pegangsaan Menteng

Satu Nyawa Melayang Akibat Cekcok Warung Sarapan di Pegangsaan Menteng

Eskalasi kekerasan mencapai puncaknya ketika massa dari luar berhasil menjebol pagar besi dan merobohkan tembok pembatas area. Setelah berhasil merangsek masuk, kelompok penyerang mulai melampiaskan kemarahan dengan menyeret beberapa unit sepeda motor yang terparkir di dalam lokasi. Tanpa memedulikan risiko, kendaraan-kendaraan roda dua tersebut dikumpulkan di tengah jalan lalu dibakar hingga hangus. Aksi saling kejar dan pembakaran ini terus berlangsung hingga aparat kepolisian akhirnya tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk meredam situasi dan membubarkan massa.

Yuli mengungkapkan bahwa ketegangan di wilayah tersebut sebenarnya sudah lama memendam bara. Kelompok warga yang menempati lahan di lokasi bentrokan itu kerap dikeluhkan oleh masyarakat sekitar karena sering membuat kegaduhan. Pada malam hari, aktivitas mereka yang bernyanyi-nyanyi dengan suara keras sering kali mengganggu waktu istirahat warga. Bahkan, menurut penuturan Yuli, kebisingan tersebut tetap berlanjut tanpa henti meskipun kumandang azan sedang bergema dari masjid terdekat.

Also Read

Polisi Gunakan Metode Klastering untuk Selidiki Peran Pelaku Bentrokan di Menteng

Polisi Gunakan Metode Klastering untuk Selidiki Peran Pelaku Bentrokan di Menteng

Pihak berwenang kini tengah mendalami kasus pertikaian berdarah ini. Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, mengonfirmasi bahwa insiden di Jalan Tambak tersebut telah merenggut satu korban jiwa, sementara satu orang lainnya kini berada dalam kondisi kritis di rumah sakit. Hingga saat ini, aparat kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif utama di balik bentrokan serta memeriksa sejumlah saksi dan terduga pelaku yang terlibat dalam kerusuhan tersebut.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

Jalan Tambakbentrokan mentengpolres jakarta pusattawuran wargakesaksian warga

Berita Terbaru Lainnya

Peralatan Masak Maxim dan Maspion Turun Harga Drastis di Transmart Full Day SaleTradisi Panen Kacang Air Menggunakan Perahu Kayu di TaizhouPerry Warjiyo Mengundurkan Diri sebagai Gubernur Bank IndonesiaCara Unik Klaten Memikat Generasi Muda ke Sektor Pertanian Lewat Balap TraktorLangit Jakarta Didominasi Awan Tebal Sepanjang Senin Ini Namun Suhu Tetap TerikMiskomunikasi Lini Belakang Persija Hadiahkan Kemenangan untuk Persebaya di Gelora Bung TomoFlorida Bersiap Gelar Eksekusi Mati Ganda Pertama dalam Enam DekadeSatu Nyawa Melayang Akibat Cekcok Warung Sarapan di Pegangsaan Menteng

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

Ekonomi

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

27 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari IniEkonomi 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap